Ragam  

Wagub Emil Ajak IKA UNS Jatim Berikan Kontribusi Terbaik untuk Jawa Timur dan Indonesia

admin
Img 20260427 Wa0090 Copy 1280x832

Surabaya,ANN CO.ID – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengajak para alumni Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta (UNS) mengajak para alumni khususnya yang ada di Jawa Timur untuk memberikan kontribusi terbaiknya bagi Jawa Timur.
Sebab menurutnya, para alumnus UNS dengan prestasi, kiprah dan pengalamannya harus turut serta memberikan sumbangsih bagi Provinsi terbesar kedua di Indonesia ini.
“Kita welcome alumni-alumni UNS yang ingin berkiprah di sini, tentu Jawa Timur selalu terbuka untuk putra-putri terbaik bangsa ini, alumni UNS dengan bakat dan talenta yang dimiliki bersiap-siaplah untuk memberikan pengabdian terbaik di seluruh pelosok bumi negeri yang kita cintai ini, termasuk di Bumi Majapahit,” kata Wagub Emil Dardak dalam arahannya yang disampaikan pada acara Konsolidasi Organisasi dan Halal Bihalal IKA UNS Jatim di Mercure Hotel Grand Mirama Surabaya, Minggu (26/4).
Emil Dardak menyebut pengabdian dan kontribusi yang diberikan untuk Jawa Timur tidak harus dari alumni UNS yang berada di lingkungan pemerintahan. Semua alumni UNS yang ada di Jatim bisa memberikan sumbangsih terbaiknya melalui karir masing-masing.
Jawa Timur sebagai salah satu provinsi terbesar di Indonesia memiliki banyak potensi hampir di berbagai sektor. Oleh sebab itu, Emil Dardak mengajak agar para alumni UNS memberikan kiprahnya di masing-masing sektor untuk mendukung kemajuan Jawa Timur.
“Jadi sangat penting bagi kita semua untuk memberikan kontribusi bagi bangsa tercinta dan provinsi ini, baik itu melalui dharma bakti kepada masyarakat maupun dari dalam perjalanan karir masing-masing,” sebutnya.
Dengan alumni yang tersebar di penjuru Jawa Timur dan negeri, Emil mengajak agar para alumni UNS turut serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Terlebih seperti saat ini ketika keadaan geopolitik global menciptakan turbulensi-turbulebsi dan membuat semua dalam ketidakpastian.
“Semua negara di dunia menghadapi situasi seperti ini, tidak hanya Indonesia, kita harus Solid, semua harus berada dalam satu barisan,” katanya.
Namun di sisi lain, Emil Dardak menyampaikan bahwa sebagi negara demokratis Pemerintah baik pusat maupun daerah pasti membutuhkan masukan-masukan untuk berbagai permasalahan yang dihadapi. Termasuk input – input yang dibutuhkan untuk menghadapi kondisi saat ini.
“Kami yang ada di pemerintahan atau di legislatif harus selalu menerima aspirasi yang sedang menjalankan amanah di pemerintahan harus aspiratif dalam mendengar masukan, yang beri masukan juga mari berikan dukungan, ingat tujuan akhirnya adalah untuk kemaslahatan bersama,” terangnya.
“Situasi seperti ini mirip seperti waktu Covid dulu, tidak ada formula yang pasti,” imbuhnya.
Emil pun berpesan agar tidak pernah lelah memberikan masukan, insight, atau kritik yang membangun bagi pemerintah untuk kebaikan bangsa dan negara. Ia menuturkan ketik masukan masukan yang diberikan belum dapat direalisasikan tidak berarti seluruhnya salah tetapi bisa kajian multi dimensinya belum sesuai untuk diimplementasikan.
“Jadi jangan pernah bosan memberikan masukan, uluran tangan, sumbangan pikiran dan aksi nyata dari seluruh insan di Republik ini, terutama para alumni UNS yang memang sudah punya pendidikan, ilmu serta pengalaman yang mumpuni,ari kita berjuang bersama-sama,” pesannya. (dms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *