Surabaya,ANN.CO.ID – Tim loncat indah Jawa Timur mulai mematangkan persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik Indonesia 2026 yang akan digelar awal Mei di Jakarta . Meski waktu persiapan terbilang mepet, ambisi besar tetap dipasang, khususnya di kelas terbuka (open).
Pelatih Tim Loncat Indah Jawa Timur, Ronaldy Herbintoro, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sekitar 12 atlet terbaik untuk bertanding di berbagai kategori, baik kelompok umur maupun kelas open.
Untuk memastikan proses persiapan hingga pelaksanaan lomba berjalan lancar, sebanyak lima pelatih akan mendampingi para atlet yang akan mengikuti perlombaan 5-7 Mei 2026. “Ada 12 atlet yang kami siapkan. Mereka akan turun di kelompok umur dan juga kelas open. Kami akan turunkan yang terbaik agar bisa bersaing dengan daerah lain,” ujarnya.
Persaingan di Kejurnas diprediksi tidak mudah. Sejumlah daerah seperti DKI Jakarta, Sumatera Selatan, hingga Jawa Barat disebut masih menjadi rival utama yang memiliki kekuatan merata di berbagai nomor.
Meski demikian, Ronaldy tetap optimistis Jawa Timur mampu berbicara banyak, terutama di kelas open.
“Kalau untuk kelas open, kami cukup yakin bisa bersaing bahkan menargetkan juara umum. Tapi untuk kelompok umur masih kami petakan, karena ada pembagian KU C, B, dan A. Kami harus melihat kekuatan di masing-masing nomor sebelum menentukan target,” jelasnya.
Namun di balik optimisme tersebut, Ronaldy mengakui persiapan tim belum sepenuhnya ideal. Hal ini dipengaruhi perubahan jadwal Kejurnas yang dimajukan dari biasanya akhir Mei atau awal Juni menjadi awal Mei.
“Persiapan memang belum maksimal karena jadwal dimajukan. Sebenarnya kami masih di tahap simulasi pertandingan, perbaikan teknik, dan evaluasi. Jadi belum 100 persen siap,” katanya.
Saat ini tim masih fokus pada pembenahan detail teknis, termasuk konsistensi lompatan dan kesiapan mental atlet saat bertanding. Evaluasi dari hasil simulasi menjadi bahan utama untuk meningkatkan performa sebelum turun di Kejurnas.
Ronaldy berharap dalam waktu yang tersisa, para atlet mampu beradaptasi cepat dan menutup kekurangan yang masih ada.
“Harapannya anak-anak bisa segera berbenah. Kekurangan yang ada bisa diperbaiki dalam waktu dekat, sehingga saat Kejurnas nanti mereka bisa tampil maksimal,” pungkasnya.
Dengan komposisi atlet muda dan senior yang mulai solid, Jawa Timur tetap menjadi salah satu kekuatan yang patut diperhitungkan dalam perebutan gelar nasional loncat indah tahun ini.(Bang).












