MTQ Bojonegoro Zona Tengah Digelar di Ponpes Abu Dzarrin

admin
17912837279768256372713625799629 Copy 1159x772

Bojonegoro,ANN.CO.ID – Pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Bojonegoro Zona 2 (wilayah tengah) digelar di Pondok Pesantren Abu Dzarrin, Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander, Bojonegoro. Untuk Zona 2 menghimpun 10 kecamatan dan menjadi zona kepesertaan terbanyak.

Pembukaan ini dihadiri jajaran Forkopimda, Pimpinan Yayasan Pendidikan Islam Abu Dzarrin K.H.M. Muna’amul Choir beserta istri, Ketua MUI, DMI, Anggota DPRD Komisi A dan C, Kemenag, KUA, 10 Camat Wilayah Tengah, Forpimca Dander, Kepala Desa, serta tamu undangan lainnya

Sebanyak 10 kecamatan yang masuk Zona 2 meliputi Dander, Bojonegoro, Temayang, Bubulan, Trucuk, Malo, Kalitidu, Ngasem, Gondang, dan Sekar.

Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah yang sekaligus Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Bojonegoro menyampaikan Pemkab terus berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pelayanan publik.

Pada 2026, Pemkab Bojonegoro bekerja sama dengan Universitas Brawijaya (UB) menyiapkan pembukaan Program Studi Kedokteran serta Teknik Industri Pertanian, yang pelaksanaannya dimulai bertahap di 2027. Diharapkan langkah ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan termasuk pendidikan dokter spesialis di Bojonegoro.

Lewat pelaksanaan MTQ, Wabup berharap dapat mentadaburi Al-Qur’an sekaligus melahirkan hafidz dan hafidzah berprestasi yang mampu mewakili Bojonegoro di tingkat provinsi maupun nasional. “Prestasi Bojonegoro di tingkat nasional terus menunjukkan peningkatan, salah satunya dibuktikan dengan diraihnya Harapan 1 atas nama Yana pada MTQ Nasional di Semarang tahun 2026,” jelasnya.

Untuk mencetak generasi Qur’ani, Pemkab Bojonegoro menyediakan bantuan beasiswa Pondok Pesantren untuk mempersiapkan masa depan mereka.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Kabupaten Bojonegoro Dian Rohmawati menjelaskan, zona tengah merupakan zona terakhir sekaligus penyelenggaraan dengan jumlah peserta terbanyak dibanding zona lainnya.

“Zona Tengah mencatatkan jumlah peserta terbanyak yaitu 330 peserta, sedangkan Zona Timur diikuti 279 peserta dan Zona Barat 288 peserta. Kami mengucapkan terima kasih atas kolaborasi bersama LPTQ. Kegiatan ini diharapkan berkelanjutan agar semangat belajar Al-Qur’an terus terjaga,” ungkapnya.(Yus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *