PB POSSI: Jawa Timur Jadi Lumbung Atlet Selam Nasional

admin
Img 20260214 Wa0143 Copy 1301x867

Surabaya,ANN.CO.ID – Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (PB POSSI), Makhruzi Rahman, menyebut Jawa Timur selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung atlet selam nasional. Dominasi atlet dari daerah tersebut terlihat dalam berbagai ajang internasional.

“POSSI Jawa Timur memiliki jargon tradisi juara. Jawa Timur memang menjadi gudang atlet selam. Dalam beberapa event internasional 2023–2024, Jawa Timur menjadi daerah yang paling banyak mengirim atlet finswimming dan rata-rata meraih juara,” kata Makhruzi usai pelantikan Pengurus Provinsi POSSI Jawa Timur masa bakti 2025–2029 di Surabaya, Sabtu (14/2/2026).

Ia menjelaskan, kontribusi atlet Jawa Timur juga tampak pada ajang internasional. Pada SEA Games 2023 di Kamboja, Indonesia meraih delapan medali emas dari cabang olahraga selam yang sebagian besar disumbangkan atlet asal Jawa Timur.

Sementara pada kejuaraan dunia di Lignano, Italia, kontingen Indonesia berhasil membawa pulang lima medali emas.

“Sebagian besar prestasi tersebut didominasi atlet dari Jawa Timur,” ujarnya.

Meski demikian, Makhruzi menilai peluang peningkatan prestasi masih terbuka lebar. Ia menyoroti keterbatasan jumlah atlet yang dikirim Indonesia ke kejuaraan dunia di Italia, yakni hanya 26 atlet, sedangkan negara pesaing mengirimkan sekitar 60 hingga 70 atlet.

Menurut dia, kondisi tersebut membuat Indonesia belum dapat mengikuti seluruh nomor pertandingan. Karena itu, ia berharap Jawa Timur dapat terus menambah prestasi di berbagai kelas sehingga Indonesia bisa berpartisipasi di lebih banyak nomor pada kejuaraan internasional.

Selain peningkatan kualitas dan jumlah atlet, PB POSSI juga menekankan pentingnya dukungan sarana dan prasarana olahraga.

Makhruzi mengatakan, keberadaan kolam berstandar internasional menjadi syarat utama untuk penyelenggaraan kejuaraan dunia cabang selam.

Ia berharap Jawa Timur ke depan dapat memiliki fasilitas kolam berstandar internasional sehingga berpeluang menjadi tuan rumah kejuaraan dunia.

“Mudah-mudahan Jawa Timur memiliki kolam berstandar internasional. Jika fasilitas itu tersedia, ke depan kejuaraan dunia bisa diarahkan ke Jawa Timur,” tuturnya.Sementara itu, M. Nabil Ketua KONI Jatim berharap kepengurusan baru mampu menjaga konsistensi prestasi seperti yang diraih pada PON sebelumnya.

“Kita punya harapan lagi, mudah-mudahan on the track prestasi mereka seperti yang di Papua kemarin dan di Jabar. Itu ada prestasi yang luar biasa dan tradisi juara umum itu sudah kita lakukan,” ujarnya.

Menurut Nabil, cabang olahraga selam di Jawa Timur telah memenuhi sejumlah indikator pembinaan berstandar tinggi. Salah satunya adalah intensitas penyelenggaraan event dan partisipasi aktif dalam kompetisi internasional.

“Pertama, sering mengadakan event. Itu yang paling penting. Yang kedua, mengikutsertakan atlet-atletnya untuk kegiatan-kegiatan di event internasional. Itu buat saya sesuatu yang luar biasa dan itu bagian dari tahapan jenjang untuk menuju prestasi tadi,” katanya.(Bang).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *