Bojonegoro, ANN.CO.ID – Diera globalisai seperti sekarang ini akan sangat mudah menemukan suatu rekam jejak digital. Jejak jejak digital bisa berupa rekaman suara dan video seseorang kepada suatu komunitas tertentu. Jejak digital yang bisa berimplikasi serius terhadap orang tersebut.
Baru baru ini media kami mendapatkan rekaman video seorang yang diduga kepala desa ngemplak kec baureno kab bojonegoro jawa timur yang berbicara dimuka umum berkaitan dengan penerima manfaat BLT-DD tahun 2024.
Tampak di rekaman video tersebut yang diduga kepala desa ngemplak kec baureno kab bojonegoro mengatakan ia membagi rata BLT-DD kepada orang lain walaupun orang tersebut bukan sebagai penerima manfaat bantuan BLT-DD tersebut.
Dalam Rekaman video berdurasi 55 detik orang yang diduga kepala desa ngemplak mengatakan “dan pembagian saya ini disetujui sama yang punya”.
Dalam rekaman video tersebut ia juga mengakui bahwa ia menyalahi aturan. “ya memang saya ini menyalahi aturan bu, salah e opo,bu lurah di kon ngekei bantuan sak rt mung wong loro mari ngunu tak bagi nek ku bagi yo tak keno kalangan yang sama” ( ya memang saya menyalahi aturan salahnya apa,bu lurah disuruh memberi bantuan tiap rt 2 orang kemudian saya bagi di orang yang tidak mampu)
Atas kebijakan sepihak kepala desa ngemplak ini menimbulkan keluhan penerima manfaat BLT-DD karena tanpa ada komunikasi atau persetujuan kepada penerima manfaat BLT-DD tersebut.
Media ini juga konfirmasi kepada salah satu penerima manfaat BLT-DD.
” nggih kulo boten nate musyawaroh, intine boten ngertos” (saya tidak diajak musyawarah dan intinya tidak tahu) ” kata R salah satu penerima manfaat BLT-DD (16/10/2024).
Namun sayang pihak pihak terkait ketika media ini mencoba konfirmasi memilih untuk bungkam seribu bahasa. Sangat disayangkan pejabat publik yang seharusnya melayani masyarakat seolah olah tidak mau tahu.
BLT-DD dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasarnya. Seharusnya tidak ada pemotongan dengan alasan apapun.
Namun apa yang terjadi masih ada daerah dengan sepihak memotong hak penerima manfaat BLT-DD.(bersambung)(Red/Her)












