Surabaya,ANN.CO.ID – Lembaga Pendidikan Tenaga Pendidikan (LPTK) Cup XXII tahun 2025 yang berlangsung di Universitas Negeri Medan (Unimed) pada 13-16 November 2025 mempertemukan ribuan pendidik dari berbagai PTN LPTK se-indonesia dalam rangkaian kompetisi olahraga, seminar, dan simposium.
Kegiatan dibuka oleh Kepala LLDikti Wilayah 1, Prof Saiful Anwar Matondang, yang mewakili Dirjen Diktisaintek
Ia menyampaikan kebanggaan atas soliditas perguruan tinggi eks-LPTK yang terus menunjukkan kekuatan.
Dalam pembukaan yang digelar di Audtonum Unimed, hadir para rektor, ketua senat, wakil rektor, dekan, direktur pascasarjana, ketua lembaga, serta jajaran pimpinan dari 14 LPTK Total 937 peserta menjadi kontingen resmi tahun ini, termasuk 128 peserta dan Unesa.
Pada kesempatan itu, Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Nurhasan menegaskan bahwa LPTK CUP XXI Tahun 2025 jadi momentum penting bagi seluruh perguruan tinggi eks-LPTK untuk merawat persaudaraan dan memperkuat kolaborasi nasional.
“Di sini kita tidak hanya bicara soal menang Ini adalah ruang belajar bersama, ruang untuk menjaga kesehatan jasmani sekaligus meneguhkan Ikatan emosional antarpendidik dan Sabang sampai Merauke, ujarnya.
Menurut pria yang juga Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI) itu, perguruan tinggi eks LPTK memegang tanggung jawab besar dalam menyiapkan guru unggul masa depan. Karena itu, ruang yang memperkuat kolaborasi sangat diperlukan.
“Ketika pendidiknya sehat, kompak, dan saling menguatkan, maka kualitas pendidikan nasional juga ikut naik. LPTK CUP ini menjadi simbol bahwa kita maju bersama, bukan berjalan sendiri-sendiri.” tegasnya.
Pria yang akrab disapa Cak Hasan itu berharap agar apapun aktivitas yang ada di LPTK Cup mampu memberi dampak yang signifikan terhadap sinergi, pertukaran ide, dan pengalaman keolahragaan yang bisa didiskusikan untuk masa depan olahraga di Indonesia.
Kegiatan LPTK CUP XXII mempertandingkan lima cabang olahraga yakni bulutangkis, tenis meja, tenis lapangan, petangue, dan golf yang digelar di berbagai venue di Kota Medan.
Selain itu, rangkaian seminar dan simposium turut menghadirkan diskusi lintas pimpinan LPTK untuk menyelaraskan arah pengembangan mutu pendidikan nasional.(Red/Bang)












