Bojonegoro,ANN.CO.ID – Keluhan pasien yang belum mendapatkan Ruang Rawat Inap di RSUD Dr Sosodoro Djatikusumo Bojonegoro Jawa Timur dijelaskan oleh Wadir Pelayanan melalui Ira selaku humas RSUD Dr Sosodoro Djatikusumo.
Sebelumnya beberapa keluarga pasien mengeluhkan belum mendapat kamar inap padahal sudah 2 sampai 3 hari di ruang IGD yang memang tampak penuh oleh pasien ketika media ini mencoba memasuki ruang IGD RSUD tersebut.
“Sejak akhir tahun lalu terjadi peningkatan rujukan pasien IGD, keterisian Tempat Tidur Rawat inap selalu diatas 85%, sehingga beberapa pasien yang sudah mendapatkan tindakan kegawat daruratan di IGD harus bersabar untuk menunggu proses pemindahan ke ruang rawat inap.” jelasnya. (Kamis 07/05/2026)
“Kami terus berupaya maksimal untuk melakukan pengaturan pasien masuk antara lain dengan pembentukan petugas MPP (Manajer Pelayanan Pasien) yang bertugas memastikan penanganan semua pasien dan mengatur pemindahan pasien ke ruang rawat inap sesuai kondisi klinis pasien, saat ini RSUD Sosodoro sedang berproses menambah jumlah tempat tidur di ruang rawat inap.” bebernya.
Ia lalu menambahkan bahwa tim pelayanan khususnya yang di IGD telah memiliki prioritas berdasarkan SPO unit kerja.
Penjelasan pihak RSUD Sosodoro tersebut menandakan bahwa walaupun jumlah pasien sangat banyak namun dengan management pelayanan yang baik dapat mengatasi kendala ruang rawat inap tanpa menolak kedatangan pasien.
Pelayanan yang prima kepada masyarakat untuk mendapatkan perawatan yang maksimal di RSUD Sosodoro Djatikusumo akan meningkatkan legitimasi dan kepuasan publik dan komitmen Menjadi Rumah Sakit Rujukan Nasional dalam Pelayanan, Pendidikan dan Penelitian untuk Terwujudnya Masyarakat Sehat dan Terlayani dapat terlaksana.(HR).












