Gibran Mirip Jokowi Bagi Sepeda Kepada Santri Di Jombang

admin
Img 20260511 Wa0091 Copy 872x521

Jombang,ANN.CO.ID – Gibran Rakabuming Raka, Wapres RI memberi hadiah berupa dua unit sepeda kepada santri saat menghadiri pengajian umum “Haul ke-55 K.H. Abdul Wahab Chasbullah” di Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada Minggu (10/5/2026).

Gibran dalam pidatonya meminta panitia untuk membawa dua unit sepeda ke depan panggung. Ia kemudian mengundang dua orang santri laki dan perempuan untuk maju dan menjawab sebuah pertanyaannya.

Cara membagikan sepeda seperti ini sering digunakan ayah Gibran yang juga Presiden RI ke-7, Jokowi saat melakukan kunjungan di daerah, yang selalu disambut masyarakat dengan sangat bahagia.

Maju santri laki-laki bernama Ahmad Alfir Ismail asal Magelang, Jawa Tengah, mengatakan, “Saya bangga menjadi santri karena saya termotivasi, terinspirasi dengan tiga moto yang saya pegang teguh yang pertama berakhlak, berilmu, dan berkiprah di masyarakat,”

Gibran terlihat kagum mendengarnya dan menyebut jawaban santri tersebut seperti debat calon presiden.

“Wah ini kayak debat capres,” kata Gibran disambut tawa para hadirin.

Santri perempuan yang juga naik ke panggung bernama Indy Febrianti Valentina asal Jombang mengatakan dia bangga menjadi santri karena selain mencari ilmu juga dididik memiliki akhlak yang baik.

Indy menjelaskan seorang santri juga harus mampu menerapkan ilmu yang diperoleh untuk memberi manfaat kepada masyarakat setelah menyelesaikan pendidikan di pesantren.

“Seorang santri itu tidak hanya yang menetap di pondok pesantren saja tetapi seorang santri itu yang mau memiliki sifat seperti seorang santri, yaitu dia memiliki adab kepada gurunya dan dia juga setelah keluar dari sekolahnya mencari ilmu dia menerapkan ilmunya di luar sana,” ujar Indy.

Gibran menilai para santri tersebut merupakan calon pemimpin masa depan. Masa depan pondok pesantren akan cerah dengan hadirnya generasi penerus tersebut.

“Ini jawabannya bagus-bagus, Calon pemimpin semua ini. Jadi tenang saja Pak Kiai, ini generasi-generasi penerusnya luar biasa, jadi masa depan Pondok ke depan cerah,” tuturnya.

Gibran mengatakan K.H Abd. Wahab Chasbullah merupakan seorang tokoh penggerak yang mewarisi semangat persatuan, cinta tanah air, keberanian berpikir maju, dan komitmen kuat untuk kemajuan bangsa.

“Makanya tadi Pak Kiai bilang wajib untuk semua santri di sini, bukan hanya santri Tambakberas ya untuk meneladani Mbah Kiai Wahab. Jadi santri-santri sebagai generasi penerus wajib meneladani beliau,” tutur Gibran.

Menurut Gibran Indonesia membutuhkan anak-anak muda yang berakhlak mulia, cinta tanah air, berani berinovasi, dan juga mampu beradaptasi dengan dinamika perkembangan jaman.

“Karena bapak ibu tahu sendiri sekarang ada konflik geopolitik, perang dagang, perang tarif dan juga disrupsi teknologi, perubahan iklim. Ini santri-santri harus mampu beradaptasi,” pungkas Gibran.(Deby Maria Suzana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *