Upaya Membangun generasi Sehat Dan Cerdas Pemkab Bojonegoro Tanamkan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Sejak Usia Dini

admin
Screenshot 20260619 151936 Copy 712x470

Bojonegoro,ANN CO.ID – Upaya membangun generasi sehat, cerdas, dan berkarakter terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui pelaksanaan Gerakan / Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang dipadukan dengan Program Sarapan Telur Gayatri (Gerakan Ayam Petelur Mandiri). Kegiatan tersebut digelar di Lapangan Desa Nglumber, Kecamatan Kepohbaru, Kamis (18/6/2026).

Acara tersebut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Bojonegoro Cantika Wahono, jajaran Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Dinas Pendidikan, guru PAUD dan TK, serta ribuan peserta didik dan orang tua.

Kegiatan ini merupakan implementasi Surat Edaran Bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Dalam Negeri, serta Kementerian Agama tentang Penguatan Pendidikan Karakter melalui pembiasaan di satuan pendidikan.

Selain itu, kegiatan juga mendukung Surat Edaran Kemendikdasmen Nomor 14 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat serta program prioritas Kabupaten Bojonegoro, yakni Gayatri.

Sebanyak 2.000 peserta didik mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas 850 siswa TK dan 1.150 siswa PAUD dari wilayah Kecamatan Kepohbaru.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berupaya menanamkan nilainilai Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sejak usia dini, meningkatkan kualitas gizi anak, serta memperkuat sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan, orang tua, dan masyarakat dalam membentuk generasi masa depan yang unggul.

Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, menyampaikan bahwa Program Gayatri merupakan salah satu program unggulan Kabupaten Bojonegoro yang memiliki dampak nyata terhadap peningkatan kualitas gizi anak.

Menurutnya, konsumsi telur secara rutin dapat menjadi langkah sederhana namun efektif dalam mendukung tumbuh kembang anak.

“Melalui Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Program Gayatri, kita ingin membentuk anak-anak yang sehat, cerdas, disiplin, dan berkarakter. Sinergi seluruh pihak sangat penting agar kebiasaan baik ini dapat diterapkan secara berkelanjutan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang mengintegrasikan pembangunan karakter dengan pemenuhan gizi anak.

Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia harus dimulai sejak usia dini melalui pembiasaan perilaku positif yang didukung asupan gizi yang cukup.

Arumi menjelaskan bahwa Gerakan / Kebiasaan Anak Indonesia Hebat mencakup kebiasaan berdoa, gemar membaca dan berliterasi, berolahraga, mengonsumsi makanan sehat, peduli lingkungan, memiliki cita-cita, serta berupaya mewujudkan impian tersebut.

“Karakter yang baik tidak akan tumbuh optimal jika kebutuhan gizi anak tidak terpenuhi. Karena itu, pembiasaan positif harus berjalan beriringan dengan pemenuhan gizi yang cukup. Salah satu sumber gizi yang mudah dijangkau masyarakat dan memiliki kandungan nutrisi lengkap adalah telur,” tandasnya.

Selain kegiatan senam bersama dan sarapan telur, acara juga diisi dengan edukasi pentingnya gizi seimbang, penguatan pendidikan karakter, serta sosialisasi penerapan tujuh kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sesi dialog podcast bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, dibahas pula berbagai tantangan pendidikan anak usia dini di era digital.

Kepala Dinas Pendidikan MM. Anwar Murtadlo menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas guru melalui berbagai pelatihan, termasuk pemanfaatan teknologi dan gadget secara bijak, sehingga mampu mendukung pembentukan karakter anak secara optimal baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, sekolah, guru, dan orang tua, Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat serta Program Sarapan Telur Gayatri diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam mencetak generasi emas Bojonegoro yang sehat, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (Prokopim/ADV).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *