Ragam  

Dilantik Pengprov IPSI Jawa Timur, Pengkab IPSI Kab. Malang Targetkan 10 Emas Porprov 2027

admin
Img 20260704 Wa0104 Copy 1492x802

Malang,ANN.CO.ID – Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi menyambut baik atas dilantiknya Pengkab IPSI Malang periode 2026-2030 oleh Pengprov IPSI Jatim, Sabtu (4/7), di NK Cafe, Malang.

Dalam sambutannya, Bupati Sanusi mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus baru IPSI Kabupaten Malang. Ia berpesan agar amanah yang diemban dijalankan dengan sebaik-baiknya.

“Selamat mengemban tugas. Saya titip, bina atlet dan lingkungannya dengan baik. Karena pencak silat tidak hanya olahraga, tapi juga pembinaan mental. Insan pencak silat tidak boleh arogan,” tegas Sanusi.

Kemudian Bupati bercerita tentang pengalaman pribadinya berlatih pencak silat sejak muda. Menurutnya, dulu pencak silat berfungsi untuk memperisai diri. Namun saat ini maknanya bergeser lebih jauh.

“Dulu pencak silat itu untuk memperisai diri. Sekarang lebih ke pembentukan karakter. Karena bisa memberi rasa percaya diri,” ujarnya.

Sanusi juga menuturkan dirinya dulu belajar ilmu rapalan dan berbagai jurus. Namun semua itu dipelajari bukan untuk berkelahi, melainkan untuk melindungi diri.

“Saya tidak pernah takut pada apapun kecuali takut kepada Sang Khaliq, Maha Kuasa. Inilah yang dinamakan pembentukan karakter,” tutupnya dengan senyum.

Sementara Ketua Pengkab IPSI Kabupaten Malang terpilih Zia’UlHaq yang pada Sabtu (4/7) dilantik oleh Ketua Harian Hoslih Abdullah mewakili Ketua Umum Pengprov IPSI Jawa Timur Ir. H. Bambang Harjo Soekartono M. I.Pol. Zia’ulhaq menyampaikan 3 komitmen utama pengurus. Pertama guyub. Artinya apa, tentu menyamakan perbedaan yang ada di antara insan pencak silat Kabupaten Malang.

“Beda baju boleh, tapi kalau pakai logo IPSI yang hanya satu, kita bertekad menuju yang nomor satu saat Porprov,” ujar dia.

Kedua, prestasi. Maksudnya prestasi harus jadi prioritas utama untuk dikejar agar bisa menunjukkan kualitas masyarakat Kabupaten Malang.

“Target kami 10 emas di Porprov Jatim harus bisa direbut. Untuk itu wajib dilajukan pembinaan yang bagus mulai dari usia dini sebagai bukti bagusnta kualitas masyarakat Kabupaten Malang,” tuturnya.

Ketiga, lanjut Zua’Ulhaq, karakter. IPSI Kabupaten Malang berkomitnen mencetak pesilat dsn pedekar berakhalkulkarimah. “IPSI bukan tempat mencetak pendekar arogan, tapi mencetak pendekar yang berkarakter.”Zia’ juga meminta dukungan dana hibah kepada KONI Kabupaten Malang agar pembinaan pencak silat bisa berjalan berkesinambungan.

Ia juga mengusulkan agar ekstrakurikuler pencak silat dimasukkan ke sekolah-sekolah, dan meminta persetujuan dalam forum audiensi.

Sedang Ketua Harian IPSI Jawa Timur Hoslih Abdullah menyampaikan program IPSI Jatim menuju PON. Salah satunya bakal mengirim atlet juara kejurprov dan pesilat puslatda mandiri ke Indonesian Open pada Agustus mendatang sebagai ajang try out dan Kejurprov Piala Gubernur Jatim, pada Oktober mendatang.

Selain itu, Hoslih juga nenyinggung persaingan di ajang Porprov di mana Kabupaten Malang harus bisa mengejar prestasi Kota Surabaya. “Prestasi Kabupaten Malang di Porprov lalu 3 emas 3 perak, di bawah Surabaya yang 5 emas.

Karena itu harus semangat berlatih dan wajib merangkul semua perguruan silat di Kabupaten Malang, kalau ingin mengejar prestasi Surabaya” kata Hoslih.

Untuk itu dia juga meminta perhatian khusus dari KONI Kabupaten Malang. “Pencak silat satu-satunya cabor yang merupakan warisan budaya bangsa. Jadi mohon secara khusus lebih diperhatikan,” tambahnya.

Ketua DPRD Kabupaten Malang sekaligus Ketua KONI Kabupaten Malang, H. Darmadi S.Sos, yang turut hadir dalam acara pelantikan juga berharap IPSI Kabupaten Malang terus mengasah kemampuan agar bisa lebih berprestasi.

“Kami berharap IPSI Kabupaten Malang mencetak prestasi yang membanggakan dan terus meningkat,” ujar Darmadi.

Darmadi menyampaikan target dari Bupati Malang untuk Porprov mendatang.

“Pak Bupati minta target di Porprov mendatang Kabupaten Malang juara umum kedua.sebab juara umum kedua itu sama dengan juara umum Porprov, karena sulit menggeser Surabaya yang selama ini juara umum Porprov. Apalagi pada Porprov mendatang Surabaya tuan rumah,” jelasnya.

Ia juga meminta dukungan dana yang proporsional kepada Bupati Sanusi agar Kabupaten Malang mampu merealisasijan target di ajang Porprov Jatim 2027.

“Seluruh cabor sudah bertekad untuk merebut gelar juara umum,” ujar Darmadi,(Bang).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *