Kediri,ANN.CO.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri bergerak cepat mempersiapkan para atletnya jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X/2027 Jawa Timur di Surabaya. Langkah taktis ini diambil demi memenuhi target besar menembus posisi lima besar pada ajang olahraga multieven bergengsi tingkat provinsi tersebut.
Sebagai langkah awal, KONI Kabupaten Kediri menggelar Tes Parameter Tahap Pertama di Lapangan Tenis Pemkab Kediri, Kamis (9/7/2026). Agenda ini diikuti oleh puluhan atlet yang menjadi tumpuan daerah dalam mendulang medali.
Ketua Umum KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, mengungkapkan bahwa tes parameter tahap pertama ini sengaja memprioritaskan para atlet potensial. “Kita menghadirkan dan mengundang atlet-atlet yang terutama kemarin mendapatkan medali emas dan perak di Porprov 2025 lalu,” ujarnya.
Hakim menjelaskan, tes ini berfokus pada pengukuran kemampuan fisik dasar, utamanya aspek daya tahan (endurance) dan kecepatan (speed). Untuk menjaga akurasi hasil, pelaksanaan tes dibagi ke dalam tiga kelompok besar karakter cabang olahraga (cabor), yakni cabor terukur (seperti renang dan lari), cabor permainan (seperti sepak bola dan bulu tangkis), serta cabor beladiri.
KONI Kabupaten Kediri juga menggandeng tim ahli dari Universitas Nusantara PGRI (UNP PGRI) Kediri untuk melakukan penilaian secara objektif. Hasil dari tes parameter ini nantinya akan langsung diserahkan kepada masing-masing pelatih cabor sebagai bahan evaluasi.
“Hasil parameter ini menjadi dasar bagi pelatih untuk menentukan program jangka panjang. Atlet peraih perak kita dorong agar kemampuannya meningkat menjadi emas, sedangkan yang sudah meraih emas harus kita kawal agar prestasinya tetap terjaga,” tegas Hakim.
Setelah merampungkan hasil evaluasi fisik ini, para atlet dijadwalkan langsung masuk ke dalam program Pemusatan Latihan Kabupaten (Puslatkab) yang akan dimulai pada bulan Juli ini.
Adapun dari total 50 atlet prioritas yang diundang pada tes tahap pertama, sebanyak 46 atlet tercatat hadir mengikuti seluruh rangkaian pengujian. Sementara empat atlet lainnya absen karena tengah berlaga dalam turnamen dan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) di luar kota.
Pihak KONI memastikan, tes serupa akan terus berlanjut ke tahap kedua dengan melibatkan para peraih medali perunggu dan atlet-atlet potensial lainnya demi mematangkan kekuatan kontingen Kabupaten Kediri menuju Surabaya 2027.(Bang).












