Resmi! Bali Tuan Rumah Semifinal dan Final Piala Presiden 2026, Hadiah Juara Naik Jadi Rp8 Miliar

admin
Img 20260802 Wa0053 Copy 1280x851

Surabaya,ANN.CO.ID – Bali tuan rumah Piala Presiden 2026 resmi ditetapkan oleh steering committee setelah melalui kesepakatan matang bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Selain penunjukan lokasi puncak, turnamen pramusim bergengsi ini juga mengumumkan lonjakan nilai sponsor yang menembus angka fantastis.

Oleh karena itu, antusiasme pencinta sepak bola nasional dipastikan semakin membara menjelang bergulirnya babak gugur.

“Saya tetapkan semifinal dan final, sesuai persetujuan Ketua Umum PSSI Pak Erick, tempatnya adalah di Bali,” kata Ketua SC Piala Presiden 2026 Maruarar Sirait dalam konferensi pers di Balai Kota Surabaya, Minggu (2/8/2026).

Selanjutnya, Maruarar menjelaskan bahwa Bali dipilih setelah dirinya berdiskusi langsung dengan Ketum PSSI dan Pemerintah Kota Surabaya. Meskipun awalnya sempat mempertimbangkan Kota Pahlawan, keputusan akhir tetap jatuh ke Pulau Dewata demi kelancaran ajang tersebut. Namun demikian, apresiasi khusus tetap diberikan kepada Surabaya yang sukses menggelar fase awal turnamen.

Selanjutnya, Maruarar menjelaskan bahwa Bali dipilih setelah dirinya berdiskusi langsung dengan Ketum PSSI dan Pemerintah Kota Surabaya. Meskipun awalnya sempat mempertimbangkan Kota Pahlawan, keputusan akhir tetap jatuh ke Pulau Dewata demi kelancaran ajang tersebut. Namun demikian, apresiasi khusus tetap diberikan kepada Surabaya yang sukses menggelar fase awal turnamen.

“Juara pertama, hadiahnya tadinya berapa miliar (6 miliar). Hari ini di Kota Pahlawan yang luar biasa, dibawah pimpinan adik saya Pak Eri (Cahyadi), kita naikkan juara pertama Piala Presiden tahun 2026 dari 6 miliar menjadi 8 miliar,” ujar Maruarar Sirait.

Sementara itu, lonjakan hadiah tersebut didorong oleh peningkatan nilai sponsorship yang kini telah mencapai Rp70 miliar sebelum babak semifinal dimulai. Alhasil, tingginya minat korporasi ini tidak lepas dari rekor rating siaran televisi yang menyentuh angka 23 persen. Berkat pencapaian gemilang ini, para kontestan di babak semifinal dipastikan akan mengerahkan kemampuan terbaiknya.

“Hari ini sudah ada Rp70 miliar dari sponsor yang sudah masuk. Besok juga kami umumkan kenaikan hadiah juara karena sponsor terus bertambah dan ratingnya bagus,” ujar Maruarar Sirait.

Di sisi lain, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyambut positif penunjukan tersebut sekaligus menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan. Terlebih lagi, ia berharap agar Surabaya bisa mendapat kesempatan serupa pada penyelenggaraan edisi tahun-tahun mendatang.

“Insya Allah, ketika ada Piala Presiden kembali, saya berharap semifinal dan finalnya ada di Kota Surabaya,” ujar dia.

Kendati demikian, gelaran akbar ini terbukti tidak hanya menyuguhkan pertarungan sengit di atas rumput hijau semata. Lebih dari itu, turnamen ini turut menanamkan nilai sejarah serta penghormatan mendalam bagi para tokoh perintis sepak bola tanah air.

Oleh sebab itu, kesuksesan komersial dan sportivitas yang berjalan seiring menjadikan Piala Presiden 2026 sebagai tonggak sejarah baru kebangkitan sepak bola Indonesia di kancah nasional.(Bang).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *