Komitmen Pemkab Bojonegoro Tahun 2026 Kembali Hadirkan program Gayatri yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat

admin
Screenshot 20260724 131434 Copy 621x405

Bojonegoro,ANN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat komitmennya dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui Program Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri (Gayatri).

Melalui Dinas Peternakan dan Perikanan, Pemkab menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Gayatri yang dihadiri Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, bersama calon Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari tujuh desa di Kecamatan Trucuk, Jumat (24/7/2026), bertempat di Pendopo Kecamatan Trucuk.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro, Catur Rahayu, menjelaskan bahwa, Program Gayatri merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat kurang mampu melalui pengembangan usaha ayam petelur mandiri.

Selain meningkatkan pendapatan keluarga, program ini juga bertujuan memperkuat ketahanan pangan rumah tangga melalui pemanfaatan hasil produksi telur.

Pada tahun 2025, Program Gayatri telah menjangkau 5.400 Keluarga Penerima Manfaat.

Sementara pada tahun 2026, Pemkab Bojonegoro kembali mengalokasikan program ini bagi 4.400 KPM.

Dukungan yang diberikan meliputi pembinaan, pelatihan, bimbingan teknis, serta bantuan sarana dan prasarana berupa ayam petelur, kandang, pakan, dan vitamin.

Bimtek kali ini diikuti 80 calon penerima manfaat dari tujuh desa di Kecamatan Trucuk. Para peserta mendapatkan materi mengenai manajemen budidaya ayam petelur, kesehatan hewan, pengelolaan kandang, pencatatan produksi dan keuangan, hingga penguatan kelembagaan kelompok ternak.

Pemerintah berharap para penerima manfaat mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan serta membentuk kelompok usaha yang memiliki daya tawar lebih baik dalam pemasaran hasil produksi.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menegaskan bahwa meskipun kemampuan fiskal daerah mengalami penurunan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro tetap berkomitmen menghadirkan program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Menurut Wakil Bupati, sektor kesehatan dan pertanian menjadi dua prioritas utama pembangunan daerah.

Di bidang kesehatan, Pemkab terus meningkatkan kualitas layanan rumah sakit melalui penambahan fasilitas hemodialisa, layanan kemoterapi, layanan jantung, serta berbagai penguatan layanan kesehatan lainnya agar masyarakat memperoleh pelayanan yang semakin mudah, cepat, dan berkualitas.

Sementara itu, pada sektor pertanian, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat infrastruktur irigasi, memastikan distribusi pupuk bersubsidi berjalan lancar, serta mendorong peningkatan produktivitas petani melalui berbagai program pendampingan.

Melalui Program Gayatri, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap semakin banyak keluarga yang mampu membangun usaha produktif secara mandiri, meningkatkan kesejahteraan ekonomi, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Program ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen Pemkab Bojonegoro dalam menciptakan masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera. (Yus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *