Bojonegoro punya program seluruh ODGJ yang dipasung akan di bebaskan dan diobati

admin
Screenshot 20261025 083331 Copy 1302x1498

Bojonegoro,ANN.CO.ID – Dalam momentum peringatan Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) ke349, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menunjukkan kepedulian nyata di bidang kemanusiaan dan kesehatan jiwa.

Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah turun langsung melakukan aksi “jemput bola” di Kecamatan Temayang dan Gondang pada Sabtu (24/10/2026) guna membebaskan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang selama ini dipasung.

Aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari komitmen besar Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Wabup Nurul Azizah menegaskan bahwa momen HJB ke-349 ini dijadikan sebagai tonggak sejarah “Hari Pembebasan Pasung” di Bojonegoro.

“Bojonegoro punya program bahwa seluruh ODGJ yang dipasung akan kita bebaskan dan akan diobati. Ini kita jadikan sebagai hari pembebasan terhadap pasung,” Ucap Nurul Azizah di sela-sela kegiatannya.

Untuk memastikan penanganan pasien berjalan berkesinambungan, Pemkab Bojonegoro menerapkan sistem “1 OPD, 1 Anak Asuh”. Tercatat ada sebanyak 21 ODGJ yang menjadi target pembebasan pasung.

Melalui program ini, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan menjadi “bapak asuh” bagi satu orang ODGJ untuk memastikan seluruh biaya pengobatan dan proses rehabilitasinya ter-cover dengan baik.

Pada tahap awal rehabilitasi, para pasien yang baru dibebaskan ini akan dikirim ke Pondok Gus Jack dan Pondok Kyai Machsun. Kedua tempat tersebut merupakan pondok rehabilitasi khusus gangguan mental dan jiwa, sekaligus tempat praktik pengobatan alternatif dan rugyah.

Penanganan medis tingkat lanjut juga telah disiapkan oleh pemerintah daerah. Wabup Nurul Azizah mengungkapkan bahwa Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kabupaten Bojonegoro yang berlokasi di Kecamatan Kalitidu akan segera beroperasi dalam waktu dekat.

“Insya Allah, RSJ Kabupaten Bojonegoro di Kalitidu akan beroperasi pada bulan Februari 2027. Nantinya, setelah menjalani masa pengobatan awal, para pasien akan dipindahkan ke RSJ Bojonegoro untuk penanganan yang lebih intensif,” imbuhnya.

Langkah cepat dan sinergi dari berbagai pihak langsung membuahkan hasil. Tepat pada hari ini, sebanyak / ODGJ telah berhasil diproses untuk dibebaskan. Keberhasilan program ini tentu tak lepas dari kerja keras berbagai elemen.

Secara khusus, Wakil Bupati menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Saya berterima kasih kepada seluruh Camat, Perangkat Desa, Kepala Desa, dan tentu para Dokter yang setia beserta seluruh tenaga kesehatan, Kadinkes, dan OPD terkait atas kerja samanya dalam mewujudkan program ini,” pungkasnya. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *