Doa Bersama Lintas Agama Warnai Rangkaian HJB Ke-349 Simbol Kerukunan Antar Umat Beragama

admin
17924741532152529979085297395767 Copy 1488x995

Bojonegoro,ANN.CO.ID – Prosesi penyemayaman Api Abadi dan doa bersama lintas agama mewarnai rangkaian peringatan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-349, Senin (19/10/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Pendopo Malowopati Pemerintah Kabupaten Bojonegoro ini menjadi momentum untuk mengenang sejarah sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kirab Api Abadi dari Pendopo Kecamatan Trucuk menuju Kantor Bakorwil Bojonegoro. Selanjutnya, Api Abadi dibawa menuju Pendopo Malowopati untuk menjalani prosesi penyemayaman.

Dalam prosesi tersebut, Api Abadi dibawa oleh Camat Bojonegoro David Yudha Prasetya, kemudian diserahkan kepada Ketua DPRD Bojonegoro Abdulloh Umar. Selanjutnya, api diserahkan kepada Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, sebelum akhirnya disemayamkan oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono. Acara dilanjutkan dengan pembukaan, pertunjukan Tari Api Kayangan, serta penampilan Hastungkoro.

Salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut adalah doa bersama lintas agama yang melibatkan perwakilan lima agama, yakni Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Budha, dan Konghucu.

Doa bersama ini menjadi simbol kerukunan antarumat beragama sekaligus ungkapan syukur atas perjalanan Kabupaten Bojonegoro.

Momentum Hari Jadi ke-349 diharapkan semakin mempererat persaudaraan dan memperkuat komitmen bersama untuk membangun daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menegaskan bahwa penyemayaman Api Abadi bukan sekadar kegiatan seremonial dalam peringatan hari jadi daerah.

“Api dari Kayangan Api ini merupakan simbol semangat, perjuangan, pengabdian, dan kecintaan kita kepada Kabupaten Bojonegoro yang tak boleh padam,” tutur Setyo Wahono.

Ia menjelaskan, Api Abadi menjadi simbol semangat perjuangan yang terus menyala, sekaligus bentuk penghormatan terhadap sejarah dan komitmen bersama untuk melanjutkan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.

Menurut Setyo Wahono, prosesi penyemayaman Api Abadi juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk mengenang perjalanan sejarah Kabupaten Bojonegoro, menghargai jasa para pendahulu, serta mengambil inspirasi dari nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan.

Sebagai generasi penerus, masyarakat tidak hanya memiliki tanggung jawab untuk menjaga warisan sejarah, tetapi juga melanjutkan pembangunan melalui kerja nyata dan kolaborasi.

“Sebagai generasi penerus, tentu kita bukan hanya menjaga warisan sejarah, tetapi juga mengisi pembangunan ini dengan kerja nyata, integritas, inovasi, dan semangat gotong royong,” jelasnya.

Ia menambahkan, setiap kebijakan dan program pembangunan harus benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Semangat Api Abadi diharapkan menjadi pengingat agar upaya membangun Bojonegoro terus berjalan dengan dukungan seluruh elemen masyarakat.

“Dengan persatuan, kebersamaan, dan kerja sama seluruh elemen masyarakat, kita optimistis dapat mewujudkan Kabupaten Bojonegoro yang produktif, semakin maju, sejahtera, dan membanggakan,” ujar Setyo Wahono.

Memasuki usia ke-349 tahun, Bupati menyebut perjalanan panjang Bojonegoro telah diwarnai berbagai dinamika dan tantangan yang turut membentuk karakter masyarakat.

Hari jadi menjadi kesempatan untuk melakukan refleksi terhadap berbagai capaian pembangunan sekaligus mengevaluasi pekerjaan yang masih perlu dituntaskan.

“Ini juga bagian kita untuk melakukan refleksi atas berbagai upaya yang telah dicapai, yang telah kita lakukan, yang telah kita raih, serta pekerjaan yang masih perlu kita tuntaskan,” imbuhnya.

Setyo Wahono menegaskan, semangat kebersamaan harus terus dijaga dengan memperkuat pelayanan publik dan memastikan pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan hadiah lomba logo HJB ke-349, sambutan Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah, serta pemotongan tumpeng.(Yus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *