Ragam  

FPDB Tuntut Komisioner KPUD Mundur Apabila Tidak Mampu Menjalankan Tugasnya

admin
Img 20241104 Wa0044 Copy 780x1040

Bojonegoro, ANN.CO.ID – Menjelang pelaksanaan pilkada atmosfer politik di bojonegoro menghangat. Berbagai kalangan di berbagai tempat,berbagai profesi, berbagai platform media sosial saling mendukung paslon masing masing.

Terkadang disertai berbagai narasi narasi untuk menguatkan keunggulan masing masing paslon.

Hal inilah yang mendasari FPDB (forum penyelamat demokrasi bojonegoro) mengadakan demo ke kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bojonegoro senin 4/11/2024.

FKPB menyampaikan tuntutan diantaranya, KPU harus adil dan profesional, KPU tidak mempermainkan demokrasi, KPU tidak membodohi masyrakat.

Dalam orasinya yulianto sebagai koordinator aksi mengatakan agar dalam pelaksanaan pilkada di bojonegoro tidak terjadi pertikaian di masyarakat bojonegoro karena salah pemahaman dan salah pelaksanaan PKPU yang dilakukan komisioner KPU bojonegoro.

Unjuk rasa yang diikuti puluhan orang tersebut dilaksanakan dengan damai tanpa ada aksi yabg anarkis. Kendati cuaca menyengat namun peserta demo sangat antusias mengikuti.

Ketua KPU bojonegoro Robi Adi Prawira dalam menyambut para pengunjuk rasa mengatakan sangat menghargai tuntutan para pengunjuk rasa.

” KPU juga selalu melakukan instropeksi dan evaluasi terhadap semua yang terjadi ” ucapnya.

Namun demikian ketua kpu bojonegoro belum bisa menandatangani beberapa tuntutan dengan alasan harus koordinasi dahulu dengan komisioner KPU bojonegoro yang lain.

salah satu tuntutan tersebut adalah bahwa komisioner KPU bojonegoro bersedia mundur apabila tidak mampu melaksanakan tugas sesuai peraturan dan etika sebagai komisioner KPU Bojonegoro.

KPU bojonegoro dalam beberapa waktu menjadi bulan bulanan dan hujatan di tengah masyarakat. Hal ini karena KPU bojonegoro dianggap gagal dalam melaksanakan tahpan pilkada yaitu debat paslon.

Jangan sampai KPU bojonegoro yang anggaranya begitu besar dari APBN tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik dan benar. Masyarakat sangat berharap sukses penyelenggaraan setiap tahap pilkada.

Dengan adanya unjuk rasa kali ini merupakan tamparan keras dan peringatan kepada kpu bojonegoro oleh elemen masyarakat dan juga bukti bahwa demokrasi masih ada dan terjaga di bojonegoro.(Red/Her).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *