Gubernur Khofifah Terima Apresiasi Jaga Nyala Jurnalisme dan Kuatkan Masa Depan Media Siber di AMSI Awards 2026, Titipkan Pesan Pentingnya Informasi Berkualitas di Era Post-Truth

admin
Img 20261030 Wa0058 Copy 524x332

Surabaya,ANN.CO.ID – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima apresiasi dari Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) dalam Penganugerahan AMSI Awards 2026 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (29/10) malam.

Diserahkan langsung oleh Ketua Umum AMSI Wahyu Dhyatmika, penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi AMSI pada Gubernur Khofifah atas segala upayanya ikut menjaga nyala jurnalisme dan menguatkan masa depan media siber di Indonesia.

Gubernur Khofifah menegaskan, penghargaan ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kualitas jurnalisme dan menghadirkan informasi yang dapat dipercaya masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital.

Lebih lanjut ia pun menyampaikan apresiasi kepada AMSI atas upaya menjaga kualitas dan objektivitas informasi, terutama ketika perkembangan teknologi semakin memudahkan produksi dan penyebaran informasi.

Menurutnya, di tengah fenomena post-truth, kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang benar, objektif, dan berkualitas tetap menjadi hal mendasar.

“Apa yang menjadi ide besar AMSI malam hari ini akan meninggalkan jejak sejarah yang kuat,” kata Gubernur Khofifah.

Ia menegaskan, kemudahan teknologi dalam menghasilkan dan menyebarkan informasi harus diimbangi dengan tanggung jawab untuk memastikan kebenaran setiap fakta yang disampaikan kepada publik.

“Pada saatnya, proses pencarian sumber informasi yang benar dan objektif, akan menemukan jalannya. Kalau misalnya kita cerita post truth, dia juga akan tetap mencari jalannya. Kebenaran akan membukakan jalan bahwa masyarakat memang butuh informasi yang objektif dan berkualitas untuk bisa membangun pencerdasan kehidupan masyarakat bangsa dan negara,” tambahnya.

Khofifah juga menekankan pentingnya menjaga kejujuran di tengah perkembangan teknologi yang mampu menghasilkan dan meniru berbagai bentuk informasi, termasuk wajah dan suara seseorang.

Menurutnya, teknologi dapat mempercepat penyebaran informasi, tetapi kepercayaan publik tetap dibangun melalui konsistensi dalam menjaga kebenaran.

“Di era ketika teknologi dapat meniru wajah dan suara, kejujuran justru menjadi semakin penting. Teknologi dapat menghasilkan informasi dalam hitungan detik, tetapi kepercayaan publik dibangun melalui konsistensi dalam menjaga kebenaran,” terangnya.

Dalam konteks kemitraan dengan media, Khofifah menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk terus membangun komunikasi melalui keterbukaan informasi dan kemudahan konfirmasi. Kemitraan tersebut tetap harus menghormati independensi pers dan fungsi kontrol media terhadap pemerintah.

Menurutnya, media memiliki peran penting dalam membantu masyarakat memahami berbagai persoalan secara utuh melalui pemberitaan yang akurat dan berimbang. Informasi berkualitas juga dapat mendukung kemajuan berbagai sektor, termasuk ekonomi, dengan memperkenalkan potensi daerah dan membuka akses pasar bagi produk unggulan.

Khofifah mencontohkan inovasi petani kopi di Jawa Timur yang mengembangkan cita rasa khas melalui proses fermentasi. Produk tersebut menunjukkan kreativitas petani dalam meningkatkan nilai tambah komoditas lokal sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.

“Betapa kreatifnya petani kita. Termasuk petani kopi kita. Mereka tidak berhenti berinovasi. Banyak orang Eropa datang tidak hanya ke Dampit tapi juga ke Kali Baru Banyuwangi. Sesungguhnya kita bisa melihat bagaimana daya upaya petani maka sesungguhnya negeri ini dianugerahi sumber daya manusia yang terus berinovasi ,” ungkapnya.

“Maka proses ini membutuhkan ruang bagi mereka untuk tumbuh kembang dan market akses yang lebih luas lagi,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mendorong perluasan pasar produk unggulan melalui program misi dagang dan investasi. Program tersebut mempertemukan pelaku usaha Jawa Timur dengan calon mitra bisnis dari berbagai daerah maupun luar negeri melalui kegiatan business matching.

Khofifah mencontohkan potensi transaksi misi dagang di Timor-Leste yang mencapai Rp5,2 triliun. Menurutnya, perluasan akses pasar perlu diikuti kemampuan pelaku usaha menjaga kualitas produk dan memenuhi permintaan secara berkelanjutan.

“Harapan kita, UKM bisa naik kelas. Apa yang sudah dilakukan para pelaku usaha ini bisa menjadi pembelajaran bersama. Pasarnya bukan hanya di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri,” tuturnya.

“Yang kita bawa adalah cita-cita agar semuanya bisa maju, tumbuh, berkembang, dan sejahtera bersama,” pungkasnya.

Di akhir sambutannya, Khofifah menyampaikan selamat kepada seluruh nomine dan penerima AMSI Awards 2026. Ia berharap penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi insan media untuk terus menghasilkan karya jurnalistik yang inovatif, kredibel, dan bertanggung jawab.

“Teruslah menghasilkan karya yang tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga memberikan pemahaman. Tidak hanya cepat menyampaikan informasi, tetapi juga tepat dalam menyajikan fakta dan kebenaran,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Umum AMSI Wahyu Dhyatmika menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur Khofifah dalam Penganugerahan AMSI Awards 2026 di Gedung Negara Grahadi. Ia menyebut malam penghargaan tersebut menjadi momentum membanggakan bagi AMSI sekaligus ruang untuk mengapresiasi karya-karya jurnalistik berkualitas.

“Ini puncak acara. Kami bersyukur Ibu Khofifah hadir di sini. Malam ini sangat membanggakan bagi kami, terlebih diselenggarakan di Gedung Negara Grahadi yang megah,” ujar Wahyu.

Ia mengatakan, karya-karya yang mendapat penghargaan menunjukkan pentingnya menjaga kredibilitas media di tengah perubahan lanskap informasi digital. Menurutnya, media perlu terus memperkuat kualitas jurnalistik agar tetap mendapat kepercayaan masyarakat.

“Malam ini kita akan menutup acara dengan harapan, karena kita melihat karya-karya yang luar biasa. Ada kebutuhan bagi media untuk terus menjaga kredibilitas. Selamat kepada para pemenang AMSI Awards 2026,” pungkasnya.(dms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *