Bojonegoro,ANN.CO.ID – Setelah dunia diguncang oleh wabah virus covid 19 beberapa waktu lalu yang menyebabkan jutaan nyawa melayang kini dunia kembali dihantui virus influenza A yang dikenal sebagai super flu (H3N2) .
Entah ada teori konspirasi atau tidak seperti virus covid 19 kita harus bersiap dan mengantisipasi virus super flu yang lebih ganas.
Menurut Kementerian Kesehatan RI di Indonesia virus ini mulai terdeteksi sejak 25 Desember 2025 yang lalu dan walaupun bukan virus baru namun persebaranya mengkawatirkan.
Gejala Superflu mirip dengan influenza musiman, yaitu:
· Demam tinggi dan menggigil
· Batuk dan pilek
· Nyeri otot dan sakit kepala
· Kelelahan ekstrem
· Sakit tenggorokan dan gangguan pernapasan ringan
Yang membedakan adalah beberapa pasien melaporkan durasi gejala yang lebih panjang dan waktu pemulihan yang lebih lama.
Namun di Bojonegoro belum ada laporan penderita super flu seperti yang disampaikan Ninik Susmiati Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur (Kamis 08/01/2026)
“Terkait flu virus H3N2 di Bojonegoro blm ada, Sebenarnya itu seperti flu biasa namun karena mutasi virus terjadi gejala yang beda dengan virus biasa.” ujarnya.
“Terutama pada orang orang dengan penyakit penyerta.” pungkasnya
Pemerintah tentunya akan melakukan tindakan tindakan antisipatif agar virus H3N2 tidak mewabah dan masyarakat lebih bisa menjaga kondisi tubuh agar tidak mudah terinfeksi.(HR).












