Siaga Hantavirus,Dinkes Surabaya Imbau Warga Jaga Daya Tahan Tubuh

admin
Img 20260509 Wa0033 Copy 1390x1112

Surabaya,ANN.CO.ID – Kepala Dinkes Surabaya dr. Billy Daniel Messakh mengimbau masyarakat untuk mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran hantavirus.

Saat ini belum ada kasus positif yang terkonfirmasi di Kota Surabaya.

Kepala Dinkes Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh, menegaskan bahwa hantavirus bukan penyakit baru.

“Hantavirus ini sebenarnya bukan penyakit baru. Sudah lama ada dan penularannya dari tikus. Sampai sekarang di Surabaya juga belum ada kasus yang terbukti positif,” ujarnya, Jumat (8/5).

Beliau mengatakan Gejalanya Mirip Flu, Perlu Waspada.
Billy menjelaskan, gejala hantavirus sering menyerupai flu biasa (common cold). Karena itu, masyarakat diminta tetap waspada tanpa panik berlebihan.

Langkah paling penting adalah memperkuat deteksi dini dan menjaga daya tahan tubuh.

Dinkes Surabaya mendorong agar pemeriksaan suhu tubuh di pintu masuk transportasi publik kembali diaktifkan menggunakan alat pemindai suhu elektronik.

“Kalau ada yang terdeteksi suhu tubuhnya di atas normal, tentu harus segera dipantau atau dilakukan langkah pengawasan lebih lanjut,” jelas Billy.

Masyarakat diimbau untuk kembali menerapkan pola hidup sehat, mulai dari menjaga pola makan, istirahat cukup, hingga menggunakan masker di ruang tertutup atau keramaian.

Billy mencontohkan sejumlah negara Eropa yang juga meningkatkan kewaspadaan dengan penggunaan alat pelindung diri.

“Yang paling penting masyarakat tetap menjaga daya tahan tubuh. Olahraga rutin, makan bergizi, dan kalau berada di keramaian atau ruang tertutup sebaiknya menggunakan masker,” tuturnya.

Saat ini Pemkot Surabaya masih menunggu arahan teknis dari Kementerian Kesehatan terkait mekanisme skrining hantavirus. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin disebut telah meminta panduan resmi kepada WHO.

“Kami masih menunggu guidance dari Kementerian Kesehatan terkait screening. Namun Pemkot Surabaya tetap aktif berkoordinasi dan menyiapkan langkah antisipasi,” kata Billy.

Vaksinasi untuk Pelancong
Dinkes Surabaya juga mengingatkan warga yang akan bepergian ke luar negeri untuk melengkapi vaksinasi, seperti meningitis, influenza, dan pneumonia. Vaksinasi tersebut dapat diakses di RSUD Dr. Soewandhie Surabaya.

“Untuk warga yang bepergian ke luar negeri, vaksinnya harus dilengkapi. Itu penting sebagai perlindungan,” ujar Billy.(ais)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *