Kapolresi Bojonegoro Kukuhkan BKP Tingat Desa Se-Kec Kedungadem

admin
Img 20260519 Wa0154 Copy 1176x784

Bojonegoro,ANN.CO.ID – Upaya memperkuat penanganan konflik sosial dan menjaga kondusivitas wilayah terus dilakukan jajaran Polres Bojonegoro.

Salah satunya melalui kegiatan Matur Kapolres yang dirangkai dengan pelantikan dan pengukuhan Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP) tingkat desa se-Kecamatan Kedungadem di Balai Desa Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi, anggota DPRD Bojonegoro, pejabat utama Polres Bojonegoro, Ketua BKP Wahyu Subakdiono, jajaran Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimcam) Kedungadem, para kepala desa se-Kecamatan Kedungadem, serta sejumlah tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, AKBP Afrian Satya Permadi menyampaikan apresiasi kepada pengurus BKP yang telah melaksanakan pelantikan dan pengukuhan kepengurusan BKP tingkat desa di wilayah Kecamatan Kedungadem.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam membangun sinergi antarperguruan silat demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolres menjelaskan, Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP) merupakan organisasi yang mewadahi berbagai perguruan pencak silat di Kabupaten Bojonegoro. Organisasi itu dibentuk untuk menyatukan visi dalam menjaga situasi kamtibmas, meredam potensi konflik sosial antarperguruan, serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Bojonegoro.

“Pelantikan dan pengukuhan BKP tingkat desa se-Kecamatan Kedungadem ini bisa menjadi contoh bagi kecamatan lainnya. Kedungadem menjadi kecamatan yang mendeklarasikan kampung pesilat hingga tingkat desa,” ujar AKBP Afrian dalam sambutannya.

Afrian berharap, keberadaan BKP tingkat desa mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menjaga persatuan dan mencegah terjadinya gesekan sosial. Menurutnya, keterlibatan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan stabilitas keamanan daerah.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga menyinggung sejarah konflik yang pernah terjadi di wilayah Kedungadem. Ia mengajak seluruh pihak menjadikan pengalaman masa lalu sebagai pembelajaran agar peristiwa serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.

“Kita jangan sekali-kali melupakan sejarah. Dari sejarah itu kita belajar bagaimana mengatasi, memperbaiki, dan mencari solusi agar tidak terulang kembali,” tegasnya.

AKBP Afrian turut menekankan pentingnya sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh pemuda, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga kondusivitas kamtibmas.

Kapolres memastikan Polres Bojonegoro mendukung penuh berbagai kegiatan positif yang membawa manfaat bagi masyarakat dan tidak merugikan pihak lain.

Sementara itu, Ketua BKP Wahyu Subakdiono menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Bojonegoro beserta jajaran yang hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran jajaran Polres Bojonegoro menjadi motivasi sekaligus semangat bagi BKP di Kecamatan Kedungadem untuk terus berkontribusi menjaga keamanan lingkungan.

“Kami BKP siap berkolaborasi dalam menjaga kamtibmas. BKP akan menjadi pionir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” pungkas Wahyu. (Red/met).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *