Surabaya,ANN.CO.ID – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Karate Shindoka Jawa Timur 2026 menjadi ajang penting dalam memantau hasil pembinaan atlet karate di tingkat daerah.
Event yang digelar Pengprov Shindoka Jawa Timur itu sekaligus menjadi seleksi atlet menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Shindoka yang dijadwalkan berlangsung pada 6–8 Agustus 2026 di Jakarta.
Kejurda digelar di GOR Mastrip, Kota Probolinggo, Sabtu (16/5) mulai pukul 08.00 WIB.
“:Sebanyak 193 karateka ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Mereka berasal dari enam cabang Shindoka di Jawa Timur, yakni Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Sidoarjo, Mojokerto, dan Kota Batu ‘ kata Sutanto salah satu panitia Kejurda 2026 dan Sekum Shindoka Jatim, Sabtu (16/5/2026).
Pengprov Shindoka Jatim menilai kejuaraan daerah menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan pembinaan atlet karate di tingkat provinsi. Selain menjadi ajang kompetisi, Kejurda juga berfungsi sebagai sarana evaluasi hasil latihan atlet yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan di masing-masing cabang daerah.
Pelaksanaan pertandingan mengacu pada regulasi kejuaraan nasional PB Shindoka dengan menggunakan peraturan World Karate Federation (WKF) dan WSKF.
Sementara nomor kata yang dipertandingkan berasal dari aliran Shitoryu.
Pada kategori Open Kejurda, pertandingan dibagi dalam sejumlah kelompok usia. Mulai Pra Usia Dini 6-7 tahun, Usia Dini 8-9 tahun, Pra Pemula 10-11 tahun, Pemula 12-13 tahun, Kadet 14-15 tahun, hingga Junior 16-17 tahun.
Selain kelas Open, panitia juga menggelar kelas Festival yang diperuntukkan bagi peserta tingkat TK, SD kelas 1-3, SD kelas 4-6, SMP, hingga SMA.
Tak hanya mengejar prestasi, Kejurda juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan persaudaraan antaranggota keluarga besar Shindoka di Jawa Timur.
Melalui ajang ini, Pengprov Shindoka Jatim berharap lahir atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di level nasional dan membawa prestasi bagi daerah pada Kejurnas mendatang.(Bang).












