Surabaya,ANN.CO.ID – Kementerian Haji dan Umrah Kota Surabaya melaksanakan sosialisasi kebijakan penyelenggaraan ibadah haji serta persiapan keberangkatan haji tahun 2027 kepada jamaah haji Kota Surabaya, Selasa (18/8/2026) hal ini di katakan Kepala Kemenhaj Kota Surabaya Hj. Sururil Faizin, S. Ag, M. Pd.I, Selasa (18/8/2026) di Surabaya.
Sosialisasi tersebut diikuti sekitar 2.700 jamaah yang masuk dalam kuota keberangkatan tahun 2027. Kegiatan dilaksanakan dalam dua sesi, yakni pukul 08.00–10.00 WIB dan pukul 13.00–15.00 WIB, dengan masing-masing sesi diikuti sekitar 250 peserta dan pelaksanaan Sosialisasi dilaksanakan mulai tanggal 18 – 24 Agustus.
Pelaksanaan sosialisasi menjadi bagian dari tindak lanjut proses verifikasi jamaah haji yang masuk dalam daftar keberangkatan tahun 2027. Melalui kegiatan ini, jamaah mendapatkan pemahaman mengenai berbagai kebijakan sekaligus kesiapan yang harus dipenuhi sebelum keberangkatan.
Kepala Kementerian Haji dan Umrah Sururil menjelaskan, verifikasi dilakukan untuk memastikan jamaah yang masuk dalam kuota keberangkatan 2027 benar-benar siap melaksanakan ibadah haji.
“Verifikasi ini bertujuan memastikan bahwa jamaah haji yang masuk di tahun keberangkatan 2027 adalah jamaah yang siap berangkat,” ujarnya.
Bagi jamaah yang belum siap berangkat, terdapat sejumlah kemungkinan tindak lanjut sesuai ketentuan, antara lain penundaan keberangkatan atau pembatalan. Sementara apabila terdapat jamaah yang meninggal dunia, porsi hajinya dapat dilimpahkan kepada ahli waris sesuai ketentuan yang berlaku.
Ahli waris yang dapat menerima pelimpahan porsi tersebut antara lain anak, suami atau istri, saudara, maupun orang tua.
Hasil verifikasi nantinya akan menjadi dasar untuk mengetahui jumlah jamaah yang siap berangkat, menunda keberangkatan, maupun membatalkan keberangkatan. Apabila terdapat sisa kuota, jamaah dengan nomor porsi berikutnya berpeluang naik dan masuk dalam daftar keberangkatan tahun 2027 sesuai ketentuan.
Kegiatan sosialisasi sesi pertama berlangsung dengan lancar. Antusiasme jamaah dalam mengikuti pemaparan kebijakan juga terlihat tinggi.
Kementerian Haji dan Umrah berharap sosialisasi tersebut dapat memberikan pemahaman yang utuh kepada jamaah haji Kota Surabaya, sehingga berbagai informasi dan kebijakan terkait penyelenggaraan ibadah haji dapat dipahami serta diterapkan dengan baik.
“Semoga pelaksanaan sosialisasi ini berjalan lancar dan jamaah haji Kota Surabaya mendapatkan informasi yang jelas, sehingga bisa mengaplikasikannya ketika berada di masyarakat,” tandasnya.
Selain menyampaikan kebijakan keberangkatan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana penyampaian informasi terkait berbagai hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan ibadah haji kepada calon jamaah haji tahun 2027.
Pemerintah berharap seluruh rangkaian persiapan dan operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun 2027 dapat berjalan lancar, termasuk proses verifikasi, penetapan kuota, hingga pemberangkatan jamaah.(Bang).












