Ragam  

Mendapat Keluhan Warga,Bupati Wahono Perintahkan Cek Perijinan PT Satatech

admin
Img 20250526 Wa0069 Copy 1040x780

Bojonegoro,ANN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur kembali menyelenggarakan acara Sapa Bupati yang berlangsung di Pendopo Kabupaten pada 26/05/2025 yang banyak mengangkat permasalahan sosial di masyarakat.

Salah satu permasalahan yang banyak menyita perhatian publik adalah permasalahan PT SATATECH yaitu pabrik pengolahan tembakau yang ada didesa Sukowati Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.

Salah satu penanya yaitu guru PAUD desa Sukowati Dika Martania mengatakan bahwa masih tercium bau menyengat dari PT SATATECH yang mengganggu proses belajar mengajar. Di PAUD ada pembelajaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) diantaranya mencuci tangan membuang sampah ditempatnya dan bebas dari asap rokok.

“Mulai bulan nopember 2024 yang lalu kami mencium bau menyengat dari PT SATATECH dan kami sudah bertemu mulai dari desa dari dinas dan dari DPRD Bojonegoro dan kami menyampaikan surat ke dinas pendidikan dan dinas lingkungan hidup bahkan hasil dari hearing di DPRD Bojonegoro PT SATATECH disegel, tapi ternyata masih beroperasi padahal posisi disegel.” katanya.

lanjut Dika, Pada senin kemarin baunya sangat menyengat dan saya tidak tahu harus kemana lagi kami mencari bantuan.

“Mohon ditindak lanjuti karena saya dengar rekom dari DLH sudah turun dan mohon dikaji ulang. ” jelasnya.

Menanggapi keluhan tersebut Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mempersilakan camat kapas Zeni Bahtiar menanggapi keluhan guru PAUD tersebut.

dalam kesempatan tersebut Zeni Bahtiar mengatakan agar PT SATATECH menambah ruang publik agar keluhan warga bisa tertampung.

Bupati Bojonegoro juga memerintahkan Satpol PP Bojonegoro agar mengecek lagi terkait perizinanya.

“Saya minta dicek perizinan sampai dimana dan rekomendasinya juga harus dicek” tutur Bupati Wahono.

Permasalahan PT SATATECH di Desa SukowatiI seolah tiada habisnya terkait dampaknya terhadap tiga lembaga pendidikan yaitu SD SUKOWATI TK SUKOWATI dan PAUD SUKOWATI disamping dampak oleh warga sekitar.(Red/Her).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *