Miris Hampir Seribu Hektar Tanaman Padi Di Bojonegoro Kekurangan Air

admin
Polish 20240606 141635663 Copy 807x807

Bojonegoro,Ann.co.id – Belasan petani dari desa Wedi, Tanjungharjo dan Sukowati berkumpul untuk mendatangi pintu air yang berada di desa klepek kecamatan Sukosewu Bojonegoro.

encana kedatangan belasan warga tersebut untuk menuntut di bukanya pintu air untuk mengairi sawah mereka.

Namun rencana mereka gagal setelah penjaga pintu air datang dan memberikan penjelasan kepada para petani. Rabu (05/07/2024).

Menurut Ketua paguyuban Hipa SE kecamatan kapas, yang enggan disebutkan namanya, sudah hampir 10 hari sawah mereka tidak mendapatkan air yang bersumber dari bendungan waduk pacal.

“Ada hampir 1000 hektar sawah di kecamatan kapas yang menggunakan air dari dam klepek itu, ya mudah-mudahan segera turun hujan atau gimana. Semoga tidak, jangan sampailah gagal panen” katanya.

Anwar Salah seorang petani yang turut serta dalam kegiatan tersebut menuturkan kalau dalam 15 hari kedepan tidak ada air yang mengairi sawahnya di pastikan tanaman padi miliknya akan mati.

“Tanaman padi kita sudah berusia lebih dari sebulan, dan sudah saya pupuk, ya kerugian kita banyak lah, tapi mudah-mudahan ada solusi dari pemerintah”. ucap Anwar berkaca-kaca.

Sementara itu Gunanto penjaga pintu air klepek kepada awak media menjelaskan, terhambatnya pasokan air di sawah warga akibat jeda pasokan air dari bendungan waduk pacal.

“Di waduk pacal itu ada tumpukan sedimen sehingga menghambat pasokan air ke pintu air klepek, tetapi beberapa hari lalu sudah di lakukan pembenahan,pengerukan.” tandasnya,(red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *