Bojonegoro,ANN.CO.ID – Kelas Inspirasi Bojonegoro ke-12 resmi dimulai, Sabtu (19/9/2026). Briefing Akbar dilaksanakan di Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro.
Hadir para relawan pengajar dari berbagai profesi. Mereka berasal dari Bojonegoro dan kabupaten sekitar seperti Tuban, Lamongan hingga luar pulau dan luar negeri.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menyambut baik dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya Kelas Inspirasi ini.
Karena kegiatan ini menjadi salah satu pilar penting dalam memperkuat sinergi antara relawan pendidikan, tenaga pendidik, dan masyarakat demi memajukan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Bojonegoro. Acara ini diikuti oleh sekitar 100 peserta yang terdiri dari relawan pengajar dan relawan dokumentator.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Anwar Mukhtadlo, menyampaikan, Kelas Inspirasi direncanakan akan dilaksanakan di Kecamatan Bubulan. “Ada 11 SD negeri, yaitu di Desa Bubulan dua SD, Cancung dua SD, Clebung empat SD, Sumberbendo dua SD, dan Morogunung satu SD. Total siswa sebanyak 804 anak,” ujarnya.
Sekolah-sekolah tersebut akan didatangi oleh para relawan dari berbagai latar belakang profesi. Berbagi pengetahuan (sharing knowledge) dari para profesional bertujuan agar anak-anak memiliki gambaran tentang cita-citanya.
Anak-anak yang ada di Bubulan ini sangat penting. Sebab, jika anak-anak sekarang sudah punya cita-cita, akan menjadi tujuannya ke depan. Ada semangat luar biasa yang bisa memacu kegiatan belajar mengajar di sekolah.
“Terima kasih kepada para relawan atas perhatiannya. Relawan yang hadir tidak hanya berasal dari Bojonegoro, tetapi juga dari Tuban, Lamongan, luar pulau, hingga luar negeri. Hal ini sejalan dengan visi-misi Bupati dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Bojonegoro, utamanya terkait penanganan anak tidak sekolah di 2026,” ucapnya.
Briefing Akbar ini dilaksanakan sebagai bentuk persiapan teknis dan pembekalan bagi para relawan sebelum terjun langsung ke berbagai sekolah dasar di pelosok Bojonegoro pada puncak Hari Inspirasi.
Melalui sinergi ini, para relawan profesional dari berbagai bidang diharapkan dapat berbagi pengalaman, memotivasi para siswa, serta menanamkan cita-cita setinggi langit kepada generasi penerus di Bojonegoro.
Pemkab Bojonegoro terus berkomitmen mendampingi serta mendukung berbagai gerakan edukatif berbasis kepemudaan dan komunitas demi terwujudnya Bojonegoro yang makin cerdas, berdaya saing, dan berkelanjutan.(Yus).












