Pemkab Bojonegoro Perpanjang Penutupan Pasar Hewan

admin
Img 20250208 Wa0049 Copy 717x554

Bojonegoro,ANN CO.ID – Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) masih menjadi momok bagi para peternak khususnya peternak sapi. Dimana tingkat penyebaran penyakit ini di Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur fluktuatif karena juga tergantung oleh cuaca dan kelembaban udara.

Masih adanya penyebaran PMK ini membuat Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Peternakan dan Perikanan Kab Bojonegoro Jawa Timur mengambil kebijakan memperpanjang penutupan pasar hewan di Kab Bojonegoro.

Hal ini disampaikan oleh kabid kesehatan hewan Lutfi Nurrohman pada jumat 7/02/2024.

penutupan pasar hewan diperpanjang sampai tanggal 19 februari 2025 dan pola penyebarannya fluktuatif jadi semisal wilayah temayang menurun nanti di wilayah dander atau wilayah lain bisa naik angkanya.

“Pemerintah juga sudah memberikan vaksinasi sebagai wujud bantuan dan keperdulian kepada para peternak” tuturnya.

Mengenai jumlah sapi yang terinfeksi PMK, lutfi menjelaskan, sampai tanggal 6 februari 2025 jumlah sapi yang terjangkit terkena PMK 768 ekor yang mati 40 ekor dan yang sembuh 269 ekor.

“Harapan kami agar masyarakat sedini mungkin memeriksakan hewan ternaknya di mantri hewan terdekat karena PMK
bisa disembuhkan jadi tidak harus dipotong bagian tubuh hewanya, dan masyarakat tidak perlu panik berlebihan.” tandasnya,(Red/Her).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *