Surabaya,ANN.CO.ID – Pemerintah terus mendorong penguatan pembinaan olahraga melalui penyelenggaraan kompetisi yang berjenjang dan berkelanjutan. Komitmen tersebut tercermin dalam pembukaan UNESA Petanque Tournament Tingkat Nasional yang digelar dalam rangka Dies Natalis ke-62 Universitas Negeri Surabaya (UNESA), di Lapangan Petanque UNESA, Surabaya, pada 6–9 Juli 2026.
Kejuaraan nasional tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia, Marciano Norman, yang mengapresiasi kolaborasi UNESA, Pengurus Besar Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI), Pengda FOPI Jawa Timur, serta Kedutaan Besar Prancis dalam menghadirkan ajang kompetitif bagi atlet petanque dari berbagai daerah.
Dalam sambutannya, Marciano Norman menyampaikan bahwa penyelenggaraan turnamen nasional menjadi langkah strategis untuk memperkuat pembinaan olahraga petanque di Indonesia. Menurutnya, kehadiran peserta dari 10 provinsi menunjukkan semakin berkembangnya olahraga petanque di Tanah Air.
Ia berharap pembinaan yang dilakukan secara konsisten mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap mengharumkan nama Indonesia pada berbagai ajang internasional, termasuk SEA Games di Malaysia maupun multievent lainnya.
Sementara itu, Ketua KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil, menegaskan bahwa frekuensi penyelenggaraan kejuaraan merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas atlet. Menurutnya, pengalaman bertanding akan membentuk mental, insting, dan kemampuan adaptasi atlet yang tidak dapat diperoleh hanya melalui latihan.
Ia mendorong setiap cabang olahraga untuk rutin menggelar kompetisi, baik di tingkat provinsi maupun nasional, sehingga proses pembinaan berjalan optimal. Turnamen seperti ini juga menjadi bagian dari tahapan persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) serta pembentukan atlet yang diproyeksikan tampil pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028.
Muhammad Nabil menambahkan, prestasi dalam pertandingan menjadi salah satu indikator utama dalam proses seleksi atlet, selain aspek kondisi fisik dan kesehatan, sehingga kompetisi memiliki peran strategis dalam menghasilkan atlet berprestasi.
Rektor UNESA, Dwi Cahyo Kartiko, menyampaikan bahwa penyelenggaraan UNESA Petanque Tournament Tingkat Nasional merupakan bagian dari peringatan Dies Natalis ke-62 UNESA sekaligus bentuk komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pembinaan olahraga nasional.
Turnamen ini menjadi wadah untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial, meningkatkan kualitas prestasi olahraga petanque, sekaligus mempererat silaturahmi antarpenggiat olahraga dari berbagai daerah di Indonesia.
Kejuaraan mempertandingkan lima kategori, yakni jenjang SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, eksekutif, dan umum, dengan berbagai nomor pertandingan sesuai kelompok usia dan kategori.
Antusiasme peserta terlihat dari keikutsertaan sebanyak 420 atlet yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Selain kontingen Jawa Timur sebagai tuan rumah, turnamen juga diikuti atlet dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, DKI Jakarta, dan Gorontalo.
Melalui penyelenggaraan turnamen berskala nasional ini, diharapkan lahir lebih banyak atlet petanque berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat peran UNESA sebagai salah satu pusat pembinaan olahraga unggulan di Indonesia.(Bang).












