Special Olympics Jawa Timur Raih Empat Medali Pada Pesonas II NTT 2026

admin

Kupang,ANN.CO.ID — Special Olympics Indonesia Provinsi Jawa Timur menuntaskan keikutsertaannya pada cabang olahraga atletik dalam Pekan Special Olympics Nasional II di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2026 (PESONAS II NTT 2026) dengan meraih empat medali, terdiri atas satu emas, satu perak, dan dua perunggu.

Keempat medali tersebut dipersembahkan oleh Erwin Matius dan Ralingga Makalu Donni dalam ajang yang berlangsung di Kota Kupang pada 14–18 Oktober 2026. Sesuai ketentuan perlombaan, setiap atlet hanya diperbolehkan mengikuti maksimal dua nomor. Kedua wakil Jawa Timur telah menyelesaikan seluruh nomor yang diikuti dan masing-masing berhasil meraih dua medali.

Ralingga Makalu Donni menyumbangkan medali emas pada nomor lempar bola putra kategori Low Ability Divisi II dan medali perunggu pada nomor lari 25 meter putra dalam kategori dan divisi yang sama.

Sementara itu, Erwin Matius meraih medali perak pada nomor tolak peluru putra kategori High Ability Divisi II serta medali perunggu pada nomor lempar roket putra kategori High Ability Divisi III.

*Dari Kupang Menuju Santiago*

PESONAS II NTT 2026 mengusung tema “Akulah Bintang Dunia: Dari Kupang ke Santiago”. Selain menjadi ajang perlombaan nasional bagi atlet penyandang disabilitas intelektual, kegiatan ini juga merupakan bagian dari proses penjaringan dan seleksi atlet menuju Special Olympics World Games (SOWG) 2027 di Santiago, Chile.

Hasil perlombaan menjadi salah satu bahan penilaian kemampuan atlet dalam proses seleksi tersebut. Namun, perolehan medali pada PESONAS tidak secara otomatis memastikan seorang atlet terpilih mewakili Indonesia. Penetapan peserta SOWG 2027 tetap mengikuti mekanisme seleksi yang berlaku.

Bagi Jawa Timur, capaian di Kupang menjadi hasil pembinaan sekaligus bahan evaluasi untuk pengembangan kemampuan atlet pada jenjang berikutnya.

*Kemandirian dan Dukungan Kontingen*

Kontingen Jawa Timur mengikuti PESONAS II NTT 2026 dengan kekuatan dua atlet dan seorang pelatih. Roy Agustinus Soselisa, M.Pd., menjalankan tanggung jawab sebagai Ketua Kontingen Provinsi Jawa Timur sekaligus pelatih cabang olahraga atletik.

Keikutsertaan dengan jumlah personel terbatas tersebut tidak terlepas dari belum tersedianya dukungan pembiayaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Aspek regulasi dan mekanisme penganggaran masih memerlukan kejelasan agar dukungan terhadap kegiatan Special Olympics dapat diberikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kebutuhan seragam dan perlengkapan kontingen dipenuhi melalui pembiayaan mandiri. Sementara itu, tiket penerbangan pulang pergi Surabaya–Kupang–Surabaya memperoleh bantuan pembiayaan dari Lions Club Surabaya melalui komunikasi yang difasilitasi Pengurus Pusat Special Olympics Indonesia (PP SOIna).

“Empat medali ini merupakan buah dari kesungguhan para atlet dalam menjalani proses pembinaan. Kami bersyukur mereka tetap memperoleh kesempatan untuk berlomba dan menunjukkan kemampuannya di tingkat nasional, meskipun keikutsertaan Jawa Timur masih berlangsung dengan dukungan yang terbatas. Harapan kami, ke depan tersedia kepastian regulasi dan dukungan pembiayaan yang memungkinkan pembinaan serta keikutsertaan atlet penyandang disabilitas intelektual berjalan lebih luas dan berkelanjutan,” ujar Roy Agustinus Soselisa, M.Pd., Wakil Ketua Special Olympics Indonesia Provinsi Jawa Timur sekaligus Ketua Kontingen Jawa Timur.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi yang turut menunjang keikutsertaan atlet Jawa Timur dalam ajang nasional.

*Prestasi dan Keberlanjutan Pembinaan*

Dalam perlombaan Special Olympics, pengelompokan atlet ke dalam divisi dilakukan dengan mempertimbangkan tingkat kemampuan untuk menciptakan persaingan yang lebih setara.

Bagi Erwin dan Ralingga, empat medali yang diraih di Kupang menjadi catatan penting dalam perjalanan pembinaan mereka. Keikutsertaan pada ajang nasional juga memberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan, memperluas pengalaman berlomba, dan membangun kepercayaan diri.

Capaian tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kesinambungan latihan, pendampingan, serta kesempatan berkompetisi bagi atlet penyandang disabilitas intelektual.

Sejalan dengan tema penyelenggaraan, perjalanan dari Kupang menuju Santiago bukan semata-mata tentang hasil sebuah kejuaraan, melainkan juga tentang proses pembinaan yang memungkinkan setiap atlet terus berkembang dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.(Bang).

*DATA HASIL FINAL KONTINGEN JAWA TIMUR*

Cabang Olahraga Atletik — PESONAS II NTT 2026

🥇 EMAS Ralingga Makalu Donni Lempar Bola Putra Low Ability — Divisi II

🥈 PERAK Erwin Matius Tolak Peluru Putra High Ability — Divisi II

🥉 PERUNGGU Ralingga Makalu Donni Lari 25 Meter Putra Low Ability — Divisi II

🥉 PERUNGGU Erwin Matius Lempar Roket Putra High Ability — Divisi III

TOTAL AKHIR: 1 EMAS | 1 PERAK | 2 PERUNGGU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *