Upacara Pembukaan TMMD Ke-129 Di Bojonegoro Menjadi Simbol Sinergi Nyata Jajaran TNI Dan Pemerintah Deerah

admin
Img 20260715 091059 Copy 990x743

Bojonegoro,ANN.CO.ID – Upacara pembukaan TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke 129 rabu (15/7/2026) pagi di lapangan Desa Mlideg kec kedungadem kab bojonegoro jawa timur menandai dimulainya program percepatan pembangunan di wilayah pedesaan tertinggal, terisolasi, atau daerah perbatasan.

Upacara ini menjadi simbol sinergi nyata antara jajaran TNI, pemerintah daerah (Pemda), institusi Polri, serta elemen masyarakat setempat dalam menggalakkan kembali semangat gotong royong nasional.

Hadir dalam acara ini Bupati Bojonegoro Setyo Wahono selaku Inspektur Upacara, Dandim 0813 Bojonegoro ,Wakapolres Bojonegoro, pejabat pemerintah daerah (OPD), Forpimcam Kedungadem,Kepala Desa se-kec Kedungadem, serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam amanatnya Bupati Bojonegoro menyampaikan Sebagaimana di ketahui bersama, program TNI Manunggal Membangun Desa merupakan program terpadu dan lintas sektoral yang dilakukan sebagai wujud kepedulian TNI untuk membantu pemerintah daerah dalam upaya pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sebagai wujud nyata kepedulian ini, maka pelaksanaan TMMD dalam bentuk kegiatan karya bakti yang dilakukan bersama-sama antara TNI dengan instansi pemerintah dan seluruh komponen masyarakat, pada hakikatnya bertujuan untuk memotivasi dan menumbuhkembangkan kesadaran, semangat, dan gotong royong masyarakat dalam membangun desa, serta membangun semangat dan perjuangan diri masyarakat agar mampu mengelola potensi yang dimiliki, serta kesiapsiagaan menghadapi setiap tantangan yang sedang maupun yang akan dihadapi.

Tujuan dilaksanakannya program TMMD tahun 2026 ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Program ini merupakan bentuk sinergi yang sangat strategis antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dunia usaha, serta seluruh elemen masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, dengan isu utama yaitu penurunan angka kemiskinan, peningkatan pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan indeks pembangunan manusia.

TNI sebagai bagian dari elemen bangsa yang mempunyai dua pola tugas pokok TNI, yaitu operasi militer untuk perang dan operasi militer selain perang, yang terbagi dalam beberapa bentuk kegiatan, di antaranya adalah membantu tugas pemerintah di daerah.dan melalui program TMMD tahun 2026 ini, TNI berperan melaksanakan tugas pokok operasi militer selain perang.

TNI harus proaktif terhadap berbagai persoalan di masyarakat agar dapat memberikan kontribusi yang positif, yang nyata dalam penyelesaiannya. Pelaksanaan TMMD yang akan dilaksanakan selama 30 hari ke depan, yaitu mulai tanggal 15 Juli sampai dengan 13 Agustus 2026, dengan lokasi sasaran di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kab Bojonegoro Jawa Timur dengan harapan dapat mencapai hasil yang optimal sebagaimana yang telah kita rencanakan bersama.

Sebagaimana semangat yang tertuang dalam tema TMMD: Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa, yang sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk memperkuat pembangunan dari tingkat desa melalui peningkatan infrastruktur, pengembangan potensi lokal, ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan kualitas sumber daya manusia.

Dengan demikian, program TMMD menjadi salah satu instrumen strategis untuk mempercepat terwujudnya desa-desa di Bojonegoro yang maju, mandiri, dan sejahtera.

Di sisi lain, kegiatan TMMD ini mempunyai peran yang sangat strategis, artinya dapat membangkitkan kembali nilai-nilai luhur bangsa dengan semangat kebangsaan, sehingga dapat lahir kembali rasa cinta tanah air guna mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut juga disalurkan bantuan dari :
1. Dinas Kesehatan
– Bibit Toga 50 bibit
– balita gizi kursng 50 paket
– balita stunting 30 paket
– ibu hamil KEK 40 paket

2. Dinas ketahanan pangan dan pertanian
– Bibit alpukat 100 batang
– bibit jambu mente 100 batang
– bibit kelapa genjah 500 batang
– bibit petai 1000 batang

3. Dinas sosial
– sembako 50 paket

4. Dinas peternakan dan perikanan
– benih ikan 10,000 ekor
– bibit rumput 10.000 stek

5.PD BPR Daerah Bojonegoro
– sembako 200 paket

6.Dinas Lingkungan hidup
– bibit tabebuya 50 batang
-bibit trembesi 50 batang
– bibit mahoni 50 batang
– pupuk kompos 50 sak

7.Bag Kesra Setda Kab Bojonegoro
– sembako 100 paket.(Yus).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!