Bojonegoro,ANN.CO.ID – Pembangunan infrastruktur yang secara masif dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro nampaknya belum sepenuhnya dirasakan oleh warga Dusun Bunten Desa Tondomulo Kecamatan Kedungadem Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.
Fakta tersebut diketahui atas viralnya unggahan video di salah satu platform media sosial yang menarasikan terdapat seseorang yang sakit dan harus ditandu melewati jalan yang rusak yang tidak dapat diakses mobil siaga atau ambulance.
Menurut Mitroatin Wakil Ketua DPRD Bojonegoro dirinya bersama anggota DPRD lainnya sudah pernah meninjau daerah tersebut dan mengakui memang jalan dalam kondisi rusak. (Rabu 07/01/2026)
“Daerah Bunten itu kalau musim kemarau masih bisa dilewati namun kalau musim hujan begini tidak bisa diakses kendaraan. ” ujarnya.
“Pemerintah Kabupaten Bojonegoro harus segera melaksanakan pembangunan infrastruktur jalan di daerah tersebut jangan dilihat dari jumlah penduduknya namun dari segi manfaatnya. ” tambahnya.
“Kami juga sudah membahas hal tersebut semoga dapat terealisasi di tahun 2026 ini. ” pungkasnya.
Desa Tondomulo sendiri pada tahun 2025 yang lalu menurut data terakhir dari website Pemerintah tanggal 23 Oktober 2025 mendapat Dana Desa sebesar 1.314.199.000 namun hanya terealisasi DD tahap 1 sebesar 773.610.220.
Desa Tondomulo juga mendapat BKKD jalan dari Pemkab Bojonegoro tahun 2025 sebesar 2.907.553.600. menurut data dari BPKAD Kabupaten Bojonegoro.
Masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Bojonegoro terkait permasalahan pembangunan infrastruktur yang lebih merata disetiap pelosok teritorial Kabupaten Bojonegoro agar sesuai dengan tujuan Pemerintah menuju Masyarakat Bojonegoro yang Bahagia Makmur dan Membanggakan.(HR).












