Surabaya,ANN.CO.ID – Sebanyak 1.503 wisudawan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dikukuhkan dalam gelaran Wisuda Jenjang Sarjana Terapan, Sarjana, Magister, dan Doktor ke-120 di Graha Unesa, Kampus II Lidah Wetan, Surabaya pada Kamis, 25 Juni 2026.
Wisuda kali ini mengusung tema “Wisudawan Unesa Unggul, Adaptif, dan Berdaya Saing Global dalam Era Transformasi Digital menuju Indonesia Maju.”
Rektor Unesa, Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes., atau Cak Hasan pada kesempatan itu mengingatkan para lulusan untuk memahami pergerakan perubahan yang begitu cepat. Disrupsi teknologi, lanjut Cak Hasan, menuntut para lulusan untuk terus belajar, mengembangkan kompetensi, dan beradaptasi dengan tuntutan dan kebutuhan dunia, termasuk dalam konteks dunia kerja.
Untuk itu, Cak Hasan memberikan tiga pesan bagi para wisudawan. Pertama, jadilah pribadi yang unggul dan tangguh. Unggul, tidak hanya dari aspek akademik yang bisa diukur dari capaian IPK, tetapi juga sikap dan mentalitas. Sebab, perubahan zaman tidak menuntut tingkatan ijazah, tetapi sikap dan pola pikir lulusan dalam menyikapi perubahan.
“Tangguh itu tidak mudah menyerah. Terus belajar dan berproses. Tidak mudah putus asa menghadapi tantangan, maupun kegagalan. Jadikan suatu proses untuk bertumbuh menjadi pribadi yang lebih berkompeten, berintegritas, dan bermanfaat bagi bangsa dan negara,” tandas Cak Hasan.
Kedua, jadilah pembelajar adaptif. Dunia masyarakat dan pekerjaan terus bergerak dan berubah. Lulusan juga harus terus belajar dan berkembang agar tidak tergerus perubahan.
Lulusan harus mampu mengembangkan apa yang dipelajari dan diperolehnya selama kuliah, sehingga dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.
“Wisuda adalah tanda berakhirnya masa dan tuntutan studi. Bukan, tanda berakhirnya proses belajar. Justru, setelah wisuda, proses belajar harus terus dilanjutkan dan ditingkatkan,” ucap guru besar Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) itu.
Ketiga, kuasai kompetensi global dengan tetap mengakar pada karakter dan nilai luhur bangsa. Cak Hasan percaya, dengan serangkaian proses perkuliahan yang dilalui, lulusan Unesa memiliki kemampuan untuk berkarya dan bersaing di kancah dunia dengan tetap menjunjung tinggi nilai dan karakter bangsa Indonesia.
“Tunjukkan kepada dunia bahwa lulusan Unesa tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga tangguh, adaptif, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat, bahkan dunia. Jangan berhenti belajar, terus berkarya, dan berikan manfaat,” pesan Cak Hasan.
Wakil Rektor 1 Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Prof. Dr. Martadi, M.Sn menuturkan bahwa dengan bekal yang didapat selama kuliah, baik di dalam maupun di luar kampus, lulusan Unesa sudah sangat siap berkarya dan berkarier di masyarakat pun di dunia kerja.
“Kualitas akademik Unesa terus kami tingkatkan, sehingga peluang kerja tidak datang setelah lulus, tetapi terbuka bahkan sebelum wisuda. Sudah ada memang, mahasiswa yang magang lalu ditawar perusahaan untuk bekerja, kesempatan itu yang terus kami tingkatkan melalui penguatan akademik, jejaring, dan kolaborasi yang berdampak,” ucapnya.
Wisuda ke-120 menghasilkan 12 lulusan terbaik dari berbagai fakultas. Mereka mendapat apresiasi dari Unesa berupa tabuangan pendidikan dan beasiswa lanjut studi di kampus ‘Rumah Para Juara.(Bang).












