Probolinggo,ANN.CO.ID – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus mendekatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pangan dengan menggelar pasar murah di halaman Balai Desa Jatiadi, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Selasa (3/11).
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur ini menyediakan berbagai bahan pokok dengan harga terjangkau untuk membantu meringankan pengeluaran rumah tangga.
Berbagai komoditas kebutuhan sehari-hari tersedia dalam Pasar Murah, mulai dari beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, bawang merah, bawang putih, cabai, telur ayam, hingga daging ayam. Kehadiran pasar murah di tingkat desa diharapkan memudahkan warga memperoleh bahan pangan tanpa harus mengeluarkan biaya lebih besar.
Gubernur Khofifah mengatakan, peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan pembangunan daerah, tetapi juga menghadirkan kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Timur kita hadirkan melalui kegiatan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Pasar Murah ini menjadi salah satu ikhtiar kita untuk membantu warga mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.
Dalam Pasar Murah kali ini, beras medium program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual Rp55 ribu per kemasan lima kilogram, sedangkan beras premium Rp70 ribu per kemasan lima kilogram.
Komoditas lainnya meliputi gula pasir Rp14 ribu per kilogram, tepung terigu Rp10 ribu per kilogram, serta minyak goreng MinyaKita Rp13 ribu per liter. Bawang merah dan bawang putih masing-masing dijual Rp6 ribu per kemasan 250 gram, sementara cabai tersedia dengan harga Rp5 ribu per paket.
Untuk memenuhi kebutuhan protein keluarga, Pasar Murah juga menyediakan telur ayam ras seharga Rp20 ribu per pak. Daging ayam dijual dalam dua pilihan kemasan, yakni Rp32 ribu untuk kemasan besar dan Rp16 ribu untuk kemasan kecil.
Khofifah menilai, keterjangkauan harga pangan memiliki peran penting dalam membantu keluarga mengatur pengeluaran sehari-hari. Ketika belanja kebutuhan pokok dapat ditekan, masyarakat memiliki ruang lebih besar untuk memenuhi kebutuhan lainnya, termasuk pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan keluarga.
“Kami ingin masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pangan dengan lebih mudah dan terjangkau. Ketika pengeluaran untuk kebutuhan pokok dapat dihemat, keluarga memiliki ruang untuk memenuhi kebutuhan penting lainnya,” tuturnya.
Ia menjelaskan, Pasar Murah merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi daya beli masyarakat. Melalui kegiatan yang digelar lebih dekat dengan permukiman warga, akses terhadap bahan pokok diharapkan semakin mudah, terutama bagi keluarga yang harus cermat mengatur pengeluaran rumah tangga.
Khofifah berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Jatiadi dan wilayah sekitarnya. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kepedulian dan gotong royong dalam menjaga ketahanan pangan serta membantu masyarakat menghadapi dinamika harga kebutuhan pokok.
“Semoga Pasar Murah ini membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kita ingin semangat Hari Jadi Jawa Timur dirasakan melalui manfaat yang nyata bagi keluarga-keluarga di Jawa Timur,” ungkapnya.
Selain menyediakan bahan pangan dengan harga terjangkau, Khofifah juga mengundi dan menyerahkan sejumlah hadiah atau doorprize kepada warga yang hadir. Kegiatan ini menambah semarak rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur bersama masyarakat.
Sementara manfaat Pasar Murah dirasakan langsung oleh warga yang datang berbelanja. Anis (24), salah seorang pengunjung, mengaku terbantu dengan harga berbagai kebutuhan pokok yang ditawarkan. Menurutnya, pasar murah memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan bahan pangan dengan pengeluaran yang lebih ringan.
Hal senada disampaikan Nuraini. Sambil membawa satu pak telur ayam, ia mengaku bersyukur dapat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau. Telur tersebut juga akan dimanfaatkan untuk menambah asupan gizi selama masa kehamilan.
“Selain itu, saya juga dapat telur untuk tambahan gizi buat calon bayi,” pungkasnya.(dms)












