Bojonegoro,ANN.CO.ID – Dugaan serangan cyber dan hacker nampaknya menyasar Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yaitu melalui aplikasi Siap Desa yang merupakan salah satu platformnya untuk memonitor produk hukum di Pemerintahan Desa.
Seperti yang disampaikan oleh Agus Rahardjo Camat Temayang kepada media ini (Kamis 05/11/2026)
“Untuk Desa Jono menurut operator siap desa mereka sudah upload dan membuat keterangan sesuai degan berkas yang diupload, namun dimungkinkan kena hecker sehingga keterangan berubah ada CIMB Niaga dan layanan agoda”.ungkapnya.
Hal senada disampaikan oleh Henis Meindrawati Kepala Desa Jono Kecamatan Temayang dimana dugaan serangan cyber menyusup ke berkas upload Desanya.
“Terkait aplikasi siap desa
kalau ada iklan atau hal saya tidak tahu,yang jelas desa ini pengguna bukan yang pengolah kalau ada sesuatu ya bisa jadi desa ini kena hacker monggo ditanyakan ke kominfo, soalnya saya tidak bisa menjelaskan lebih luasnya.”tuturnya.
Dugaan serangan cyber dan hacker tersebut menandakan ada celah dalam pertahanan cyber di Pemkab Bojonegoro yang walaupun hanya iklan yang menyusup untuk saat ini namun untuk kedepannya potensi serangan yang lebih luas dan lebih berbahaya bisa saja terjadi.
Bisa saja situs situs penting keuangan,anggaran,perbankan,sumber daya dan obyek digital yang lain menjadi target berikutnya yang mampu melumpuhkan segala sesuatu yang berplatform digital atau Informasi Teknologi.
Sudah saatnya Pemkab Bojonegoro mengupdate dan memperbarui sampai versi terbaru pertahanan cybernya untuk mampu bertahan melawan gelombang serangan cyber yang sangat mungkin terjadi di masa mendatang.(Her).












