Bojonegoro,ANN CO.ID – Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah membuka secara resmi Festival Wisata Buah dan Sayuran di Obyek Wisata Galeri Bengawan, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, pada Minggu (5/7/2026).
Kehadiran Wakil Bupati dalam acara yang diinisiasi bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro ini ditujukan untuk mempromosikan destinasi wisata lokal sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif berbasis potensi pertanian masyarakat desa.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menekankan bahwa Obyek Wisata Galeri Bengawan harus dioptimalkan untuk mendorong kemandirian fiskal desa.
“Kemandirian fiskal adalah galeri ini beroperasional, mendapatkan pendapatan, kemudian bisa mengelola belanjanya sendiri,” tuturnya.
Ia juga mendorong agar destinasi wisata ini tidak hanya ramai saat waktu tertentu saja, melainkan rutin dihidupkan setiap hari Minggu dengan memadukan wisata olahraga senam, pasar buah, dan sayur segar hasil bumi.
Strategi ini diharapkan mampu memecah keramaian pelancong agar perputaran ekonomi tidak menumpuk di kota, melainkan tersebar merata ke tingkat kecamatan.
Di samping memajukan sektor pariwisata, Wakil Bupati juga menegaskan komitmen Pemkab Bojonegoro dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui dua program prioritas utama, yakni kesehatan dan pertanian.
Di bidang kesehatan, pemerintah memastikan keberlanjutan layanan BPJS UHC dan telah menghadirkan empat layanan medis unggulan mutakhir di RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo agar warga tidak perlu lagi dirujuk ke luar kota.
Sementara pada sektor pertanian, pemerintah terus memberikan dukungan penuh, salah satunya dengan mengembangkan Bibit Padi Gamagora bekerja sama dengan UGM untuk memaksimalkan hasil panen.
Mengakhiri arahannya, Wakil Bupati juga berharap agar kegiatan ini membawa dampak positif bagi kemakmuran masyarakat.
Dia berharap lewat momentum ini, perekonomian di wilayah Bojonegoro dapat terus berkembang pesat dan memberikan kemudahan bagi kesejahteraan warga desa.
Pemkab Bojonegoro terus berkomitmen untuk bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan di tingkat desa, serta memastikan program-program strategis daerah berjalan optimal demi kesejahteraan masyarakat luas. (Yus).












