Ragam  

Pekerjaan Rekontruksi Jalan Sukosewu – Klepek Diduga Tidak Sesuai Juknis

admin
Img 20250115 Wa0037 Copy 780x853

Bojonegoro. ANN.CO.ID – Keterlambatan proyek rekontruksi jalan Sukosewu-klepek yang ada di desa Sukosewu menjadi polemik dan ramai diberitakan oleh media online ketika adanya oknum LSM yang duga di aniaya oleh oknum kontraktor dan beberapa pekerja.

Pada hari Selasa 14/01/2025 proyek rekontruksi jalan Sukosewu-klepek ini di sidak dinas PU bina marga dan anggota DPRD kabupaten Bojonegoro dari komisi D yang di hadiri jumarianto, Ahmad Suyono dan Kabid PU bina marga kabupaten Bojonegoro Raditya Bimantoro ST dan instansi terkait.

saat mendapatkan informasi adanya sidak dari dinas PU bina marga dan komisi D di lokasi proyek rekontruksi jalan Sukosewu-klepek awak media menemukan adanya dugaan dalam pengerjaan proyek tersebut tidak sesuai juknis (petunjuk teknis) 14/01/2025

Proyek yang di danai dari APBD dengan anggaran sebesar Rp.2,9 milyar dari dinas PU bina marga dan penataan ruang yang di kerjakan oleh CV MHYD dan di awasi oleh CV REUSIE diduga pengerjaan pembesian TPT ada kesalahan teknis besi TPT kurang panjang atau mengurangi panjang yang semestinya.

panjang besi dari jarak begisteng atas yang seharusnya hanya 3-5cm terlihat jelas dalam foto jarak begisteng atas sekitar 40cm, dipertanyakan bagaimana kekuatan beton tersebut Jika tidak ada besi yang menopang, dan kesalahan lain ada di besi pilar yang seharusnya mengait pada besi TPT tersebut disitu hanya menopang pada batu kapur.

Saat di konfirmasi awak media Pomo pemilik CV MHYD terkait adanya dugaan kesalahan teknis dalam pembesian Pomo mengelak.

” itu msh proses pengerjaan mas nanti yang kurang tak suruh betulin mandore, Ini masih di polres” ucap Pomo.

terlihat jelas dalam foto pembesian TPT sudah di packing/begisteng dan tinggal tahap pengecoran.

Lanjut awak media mengkonfirmasi temuan tersebut ke 4 anggota DPRD komisi D kabupaten Bojonegoro dari 4 anggota DPRD komisi D dan dinas PU bina marga hanya Syukur Priyanto SE yang memberikan tanggapan

“tadi katanya ada sidak di proyek itu tapi saya tidak ikut mas karena hari ini saya ada acara di Surabaya, kalau kesalahan teknis saya tidak bisa menjawab mas karena harus melibatkan konsultan pelaksana nanti biar di klarifikasi ke konsultanya” ucap syukur

Sementara itu Suparman salah satu konsultan CV REUSIE saat dikonfirmasi awak media via WA (WhatsApp) terkait adanya dugaan pembesian yang kurang panjang sampai berita ini diterbitkan belum ada tanggapan.(red/Her)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *