Pemkab Bojonegoro Lakukan Pembinaan Sekdes Untuk Tingkatkan Kemampuan

admin
Img 20250430 Wa0116 Copy 1280x721

Bojonegoro ,ANN CO.ID – Pembinaan Sekertaris Desa (sekdes)se-kabupaten Bojonegoro dilaksanakan di pendopo Malawapati, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. (30/4/2025).

Kegiatan tersebut terkait implementasi pelaksanaan peraturan Bupati Bojonegoro nomor 6 tahun 2025 dan kebijakan jaminan sosial ketenagakerjaan pada ekosistem desa serta pengukuhan forum sekertaris desa.

Pembinaan ini juga dalam rangka implementasi Perbup no 6 thn 2025, yang menyampaikan beberapa hal terkait pembinaan sekdes sekabupaten Bojonegoro, diantaranya memperkuat tugas dan fungsi sekdes, meningkatkan kemampuan sekdes agar lebih efektif dalam bekerja dalam bersama mengentaskan angka kemiskinan di Kabupaten Bojonegoro.

Hadir dalam acara ini, Bupati Bojonegoro H. Setyo wahono, Wakil Bupati Bojonegoro Hj.Nurul Azizah.Acara juga dihadiri seluruh camat dan Sekdes se-kabupaten Bojonegoro.

Bupati Bojonegoro, H. Setyo Wahono menyampaikan 4 hal dalam pembinaan sekdes terkait masalah implementasi dan kebijakan ketenagakerjaan ekosistem desa serta pengukuhan forum sekertaris desa.

4 poin tersebut meliputi bahwa forum sekdes berfungsi untuk menjalin komunikasi agar lebih produktif, sekdes perencana pembangunan di desa sebagai tolak ukur meningkatkan kesejahteraan masyarakat yakni mengentaskan masalah kemiskinan.

Yang kedua bahwa hadirnya forum sekdes tidak menjadi pesaing yang menakutkan bagi yang lain dan dapat berkolaborasi dengan organisasi lain untuk menghadapi tantangan di masa depan.

Ketiga sekdes memahami tentang ketentuan dan peraturan perundang-undangan dalam proses implementasi dan yang keempat forum ini dapat memberikan hal positif untuk pemerintah dan masyarakat sebagai upaya pengentasan angka kemiskinan di Bojonegoro.

“Harapan kami adanya forum sekdes tidak menjadi pesaing namun dapat berkolaborasi dengan organisasi lainnya. Tantangan kita kedepan sangat komplek salah satunya mengentaskan kemiskinan sebagai alat ukur keberhasilan penganggaran, ” ucap Bupati Bojonegoro.

Hal serupa juga disampaikan oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Hj Nurul Azizah bahwa angka kemiskinan di Bojonegoro yang masih tinggi sebesar 11,6 persen akan diturunkan menjadi 8 persen.

“Angka kemiskinan di Bojonegoro yang masih tinggi sebesar 11,6 persen ingin diturunkan menjadi 8 persen. Salah satu program yang dilakukan untuk menyejahterakan masyarakat dalam menurunkan kemiskinan, ” tandasnya,(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *