Wali Kota Eri Cahyadi Terima Penghargaan di HUT ke-80 Bhayangkara,Kuatkan Sinergi Bersama Polrestabes Surabaya

admin
Img 20260701 Wa0047 Copy 1222x814

Surabaya,ANN CO.ID – Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara berlangsung dengan penuh khidmat di Taman Surya, Balai Kota Surabaya, pada Rabu (1/7/2026).

Mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, upacara ini dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan.

Peringatan hari jadi institusi kepolisian tahun ini dihadiri oleh berbagai elemen, mulai dari jajaran personel Polri dan TNI, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, hingga tokoh masyarakat dan tamu undangan. Suasana kebersamaan dan sinergi lintas instansi sangat terasa sepanjang acara.

Momen istimewa terjadi saat Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, bersama Ketua DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri menerima penganugerahan penghargaan khusus dari Kapolrestabes Surabaya atas kontribusi aktif mereka dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan ketenteraman masyarakat.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada jajaran kepolisian, khususnya Polrestabes Surabaya, yang selama ini dinilai sangat luar biasa dalam menjaga kondusivitas Kota Pahlawan.

“Saya matur nuwun (terima kasih) kepada kepolisian, khususnya Polrestabes Surabaya, karena sampai dengan hari ini sinergi dengan Pemkot sangat luar biasa dalam menjaga keamanan dan kenyamanan Kota Surabaya. Kami mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara. Semoga kepolisian terus menjadi tulang punggung dan garda terdepan untuk memberikan rasa aman kepada warga,” ujar Wali Kota Eri Cahyadi.

Terkait penghargaan yang diterimanya, Wali Kota Eri menegaskan bahwa apresiasi ini menjadi pemantik semangat untuk terus bergerak bersama demi warga Surabaya.”Penghargaan ini adalah terkait menjaga keamanan dan ketertiban yang diberikan oleh Pak Kapolrestabes kepada saya sebagai Wali Kota dan kepada Ketua DPRD. Ini memberikan semangat bagi kita untuk selalu bergerak bersama menjaga Kota Surabaya,” imbuhnya.

Sementara itu, Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan membacakan amanat dari Kapolda Jawa Timur, Irjen. Pol. Nanang Avianto. Melalui amanatnya, Kapolda menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran Polda Jatim, TNI, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat atas dedikasi tanpa batas dalam memelihara kamtibmas.

Menurutnya, pengabdian Polri semakin diperkuat dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2026 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang menjadi wujud atensi dan keyakinan negara terhadap institusi Polri.

Selain itu, berdasarkan hasil survei Litbang Kompas pada 24 April 2026, tingkat kepuasan publik terhadap kepolisian menunjukkan grafik yang melesat naik, 80,6 persen rakyat Indonesia menyatakan kepuasan pelayanan semakin membaik.

Di sisi lain, tingkat kepuasan publik juga menyentuh angka 67,6 persen. Citra kelembagaan melesat hingga 51,5 persen seiring menyusutnya kultur negatif seperti arogansi petugas di lapangan.

“Hasil survei tersebut harus menjadi motivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jangan biarkan api perjuangan ini padam. Usap keringat dan senantiasa gelorakan semangat ‘Jago Jati’ sebagai pondasi mendukung program kerja nasional, Asta Cita, hingga tercapai tujuan nasional Indonesia Emas,” tegas Kombes Pol. Luthfie saat membacakan amanat Kapolda.

Menutup amanatnya, Kapolda Jatim memberikan dua penekanan utama bagi seluruh personel di wilayah Jawa Timur, yaitu memberikan pelayanan terbaik dengan penuh integritas, profesionalisme, dan sikap humanis, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencederai kepercayaan publik, dan memperkuat sinergisitas eksternal dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan tokoh agama dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan sehari-hari.

Sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas, dalam rangkaian upacara ini juga dilakukan penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Pengabdian kepada anggota Polri yang telah mengabdi selama 32 tahun, 24 tahun, 16 tahun, dan 8 tahun.

Penghargaan ini diberikan dengan mengutamakan etika profesi agar para penerima dapat menjadi teladan bagi anggota Polri lainnya dalam mewujudkan Polri yang presisi dan dicintai masyarakat.(Bang).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *