Ragam  

Bupati Wahono Tekankan kolaborasi GAPENSI dengan Pemkab Bojonegoro untuk mewujudkan pembangunan yang semakin baik

admin
Screenshot 20260729 173306 Copy 640x426 1

Bojonegoro,ANN.CO.ID – Pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur yang berdiri kokoh, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang menggerakkannya.

Di tengah perkembangan teknologi dan tantangan pembangunan yang semakin dinamis, kolaborasi antara pemerintah dan para pelaku jasa konstruksi menjadi hal yang tidak dapat dipisahkan.

Semangat itulah yang mengemuka dalam Musyawarah Cabang (Muscab) IX Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) Kabupaten Bojonegoro yang digelar di Hotel Dewarna pada Rabu (29/07/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Ketua GAPENSI Kabupaten Bojonegoro, Ketua Umum Badan Pimpinan Daerah (BPD) GAPENSI Jawa Timur, serta jajaran OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Musyawarah cabang ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran GAPENSI dalam mendukung pembangunan daerah yang berkualitas, adaptif, dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pembangunan kapasitas dan peningkatan kompetensi menjadi hal yang sangat penting bagi organisasi profesi, termasuk GAPENSI.

Menurutnya, perkembangan teknologi yang begitu cepat menuntut seluruh pihak untuk terus belajar dan beradaptasi agar mampu menjawab kebutuhan pembangunan di masa mendatang.

“Peningkatan SDM dengan membangun kapasitas dan meningkatkan kompetensi menjadi penting, karena bagaimana GAPENSI ikut serta dalam perencanaan dan mengikuti perkembangan teknologi,” beber Setyo Wahono.

Setyo Wahono menambahkan, peran GAPENSI tidak hanya sebatas menjadi organisasi yang mewadahi para pelaku jasa konstruksi, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk mendorong lahirnya kontraktor-kontraktor lokal yang kompeten dan mampu bersaing secara sehat.

Dengan demikian, pembangunan di Kabupaten Bojonegoro juga dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan dan pemberdayaan pelaku usaha lokal.

“Karena di sinilah letak peran GAPENSI, bagaimana juga berperan mendorong keterlibatan kontraktor lokal untuk ikut,” jelasnya.

Setyo Wahono berharap kepengurusan GAPENSI Kabupaten Bojonegoro yang akan datang dapat menjadi kepengurusan yang solid, memiliki kapasitas yang baik, serta senantiasa menjunjung tinggi semangat organisasi dan kode etik GAPENSI dalam menjalankan amanahnya.

Lebih lanjut, Setyo Wahono juga berharap GAPENSI dapat terus menjalin kolaborasi yang erat dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Kolaborasi tersebut dinilai menjadi salah satu kunci penting dalam menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga mampu menjawab berbagai tantangan dan kebutuhan masyarakat di masa depan.

“Pemerintah Kabupaten Bojonegoro membuka ruang kolaborasi yang luas bagi seluruh elemen pembangunan. Saya berharap GAPENSI dapat terus berkolaborasi dengan Pemkab Bojonegoro untuk mewujudkan pembangunan yang semakin baik dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tandasnya.

Melalui Musyawarah Cabang IX ini, diharapkan GAPENSI Kabupaten Bojonegoro mampu terus tumbuh menjadi organisasi yang profesional, adaptif, dan berintegritas.

Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, GAPENSI diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menghadirkan pembangunan yang berkualitas, sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi kontraktor lokal untuk turut berkontribusi dalam membangun Bojonegoro. (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *